Analisis Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Post Power Srndrome Dan Kualitas Hidup Pada Lansia Berdasarkan Functional Consequences Theory

Randy Yusuf Pratama Putra, - (2013) Analisis Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Post Power Srndrome Dan Kualitas Hidup Pada Lansia Berdasarkan Functional Consequences Theory. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text
RANDY YUSUFPRATAMA PUTRA 130915049.pdf

Download (72MB)
Official URL: http:///lib.unair.ac.id

Abstract

Introduksi. Kualitas hidup adalah persepsi individu terhadap posisi mereka dikehidupan dalam konteks sistem budaya dan nilai dimana mereka tinggal, dan dalamkaitannya dengan tujuan mereka, harapan, serta kekhawatiran. Tidak semua lansia dapatmelalui proses penuaan dengan adaptif sehingga tetjadi perubahan mental pada lansia sepertiPost Power Syndrome. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yangmempengaruhi kualitas hidup lansia dengan Post Power Syndrome.Metode. Desain penelitian ini adalah studi korelasi dengan pendekatan crosssectional.Populasi adalah lanjut usia (purnawirawan). Besar sampel ditentukanmenggunakan Purposive Sampling dan 44 lansia termasuk dalam kriteria inklusi. Variabelindependen penelitian adalah stressor fisiologis (produktivitas, kesehatan fisik), stressorpsikologis (status ekonomi, rasa kehilangan, konsep diri, dan kepuasan hidup), sikappenuaan (afektif, kognitif, dan konatif). Variabel dependen penelitian adalah Post PowerSyndrome dan kualitas hidup lanjut usia. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan dianalisis menggunakan Uji Regresi Linier Berganda dengan signiftkansi a< 0,05.Basil. Secara simultan faktor stressor fisiologis, faktor stressor psikologis, dan sikappenuaan berpengaruh secara signiftkan terhadap post power syndrome (p=O,OOO). Secaraparsial, faktor stressor fisiologis berpengaruh terhadap post power syndrome (p=0,036),faktor stressor psikologis berpengaruh terhadap post power syndrome (p=0,041 ), dan sikappenuaan berpengaruh terhadap post power syndrome (p=0,002). Secara simultan, faktorstressor fisiologis, faktor stressor psikologis, dan sikap penuaan berpengaruh terhadapkualitas hidup lansia. Namun, secara parsial hanya faktor sikap penuaan yang berpengaruhsecara signiftkan terhadap kualitas hidup lanjut usia (p=0,027).Diskusi dan kesimpulan. Terdapat pengaruh secara signifikan antara faktor stressorfisiologis, faktor stressor psikologis, dan sikap penuaan terhadap post power syndrome.Hanya sikap penuaan yang berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas hidup lanjut usia.Terdapat hubungan antara post power syndrome dengan kualitas hidup Ian jut usia. Sehinggadisarankan bagi lanjut usia untuk mempersiapkan diri agar dapat menghadapi dan menjalanimasa pensiun dengan sukses dan untuk perawat diharapkan dapat melakukan pemaknaanterhadap risk factors sehingga dapat menyusun intervensi keperawatan pada lansia denganpost power syndrome.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKP N Put a
Uncontrolled Keywords: stressor jisiologis, stressor psikologis, sikap penuaan, kualitas hidup, postpower syndrome, elderly, functional consequences theory
Subjects: R Medicine > RT Nursing > RT1-120 Nursing
Divisions: 13. Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan
Creators:
CreatorsNIM
Randy Yusuf Pratama Putra, -NIM130915049
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
ContributorNursalam, -NIDN0025126601
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 13 Mar 2023 06:44
Last Modified: 13 Mar 2023 06:44
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/120502
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item