Pardijono, -
(2007)
Perubahan Waktu Reaksi Akibat Latlhan Loncat Ke Kiri Dan Ke Kanan Dengan Kode Morse.
Thesis thesis, Universitas Airlangga.
Abstract
Tujuan penelitian ini untuk membuktikan pengaruh latihan loncat kekiri dan kekanan, dengan model kode morse terhadap waktu reaksi. Penelitian ini menggunakan eksperimental laboratorik dengan rancangan Randomized Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel yang digunakan adalah 24 orang Mahasiswa putra. Jumlah 24 orang Mahasiswa yang terbagi dalam dua kelompok, kelompok kontrol (01) sejumlah 12 orang mahasiswa, kelompok perlakuan (02) 12 orang mahasiswa diberikan latihan loncat kekiri dan kekanan dengan kode Morse.
Latihan dilakukan selama 6 minggu dengan frekuensi tiga kali latihan perminggu. Beban latihan dari kemampuan maksimal, dan 2-4 set setiap latihan dengan irama 12 kali loncatan. Kemampuan waktu reaksi diukur dengan alat Whole Body Reaction Type II dengan satuan detik. Post tes pertama setelah latihan 3 minggu sedangkan post tes dua (test kedua) setelah latihan enam minggu berikutnya (19 kali) latihan. Pengolahan data menggunakan anakova dengan taraf signifikansi 5%.
Hasil perbedaan waktu reaksi antar kelompok pada pengamatan pretestposttest dua ada perbedaan waktu reaksi sangat bermakna (p - 0,000). Kelompok kontrol (01) dengan kelompok dua (02) sangat bermakna ( p = 0,000). Kelompok kontrol waktu reaksi aWal dan akhir tidak bermakan karena (p = 0,505), pada kelompok perlakuan awal dan akhir terjadi penurunan waktu reaksi yang p bermakna ( p = 0,000 ), indek masa tubuh sebagai variable moderator tidak berpengaruh karena p = 0,782 ( P > 0,05 )
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa latihan loncat ke kiri dan kekanan dengan kode morse dapat memperpendek waktu reaksi
Actions (login required)
|
View Item |