Tommy Ong
(1992)
Studi tentang Pengaruh Iklim Panas terhadap Efisiensi Reproduksi Sapi Friesian Holstein Lokal dan Impor.
Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stres lingkungan panas terhadap efisiensi reproduksi sapi Friesian Holstein (FH) lokal, Amerika dan New Zealand. Tiga parameter efisiensi reproduksi yang diukur yaitu jarak waktu antara partus sampai IB pertama, jarak waktu antara IB pertama sampai IB yang menghasilkan kebuntingan dan jarak waktu antara partus sampai IB yang menghasilkan kebuntingan .
Pengambilan data pencatatan reproduksi sapi PH ma¬sing-masing genotipe sebanyak 20 ekor di kecamatan Pacet dan Rejotangan. Kriteria data yang diambil adalah data tahun 1990 - 1991, IB setelah melahirkan bulan Januari
Maret 1990 dan sapi yang pernah berartak minimum satu kali. Data diambil seca•a acak.
Basil analisis data untuk ketiga parameter yang di¬ukur adalah di Rejotangan sapi FH impor mempunyai efisien¬si reproduksi terbaik (p<0,01) dibandingkan PH lokal, se-dangkan di Pacet efisiensi reproduksi antara sapi FH lokal dan impor tidak berbeda nyata (p>0.05). Analisis banding pada kedua daerah menunjukkan sapi FH impor di Rejotangan umumnya mempunyai efisiensi reproduksi lebih baik (p<0.01) terhadap sapi FH lokal dan impor di Pacet.
Kesimpulan yang diambil adalah sapi FH impor di Rejo¬tangan mempunyai efisiensi reproduksi paling baik diban¬dingkan dengan sapi FH lokal di Rejotangan dan sapi FH lokal maupun impor di Pacet.
Actions (login required)
|
View Item |