The Effect of Different Commercial Probiotics on the Diversity and Density of Sea Water Plankton in the Experiment Tub

MIZAR DESRIALDI, NIM. 141111041 and Boedi Setya Rahardja, '- and Endang Dewi Masithah (2020) The Effect of Different Commercial Probiotics on the Diversity and Density of Sea Water Plankton in the Experiment Tub. Journal of Marine and Coastal Science, 9 (1).

[img] Text (Artikel)
Paper _ The Effect of Different Commercial.pdf

Download (2MB)
[img] Text (Penilaian Karil)
The Effect of Different.pdf

Download (685kB)
[img] Text (Article)
29. The Effect of Different Commercial Probiotics on the Diversity and Density of Sea Water Plankton in the Experiment Tub.pdf

Download (1MB)

Abstract

Keberadaan plankton dalam ekosistem kolam mengalami fluktuasi. Fitoplankton membutuhkan nutrien untuk mendukung pertumbuhannya. Semakin tinggi kandungan nutrien di perairan, semakin meningkat pula kelimpahan fitoplankton. Kelimpahan fitoplankton yang meningkat tersebut akan memacu tumbuhnya zooplankton. Salah satu penyebab perubahan ekosistem dalam perairan disebabkan oleh limbah perairan yang berasal dari sisa pakan dan feses dan dalam bentuk amoniak atau nitrit dan nitrat. Kualitas air merupakan salah satu faktor penting dalam proses budidaya. Sebagai tindakan pencegahan penurunan kualitas air dalam perairan adalah dengan pemberian bakteri probiotik. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai pengaruh pemberian probiotik komersial berbeda terhadap keragaman dan kepadatan plankton air laut pada bak percobaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) sebagai rancangan percobaan. Perlakuan yang digunakan adalah jenis probiotik komersial berbeda dengan ulangan sebanyak enam. Parameter utama yang diamati adalah keragaman dan kepadatan plankton air laut pada media percobaan. Parameter pendukung yang diamati adalah suhu, pH, oksigen terlarut, salinitas, amoniak dan rasio C/N dan N/P air. Pemberian probiotik komersial diberikan setiap 7 hari sekali dengan dosis 2 mg/l. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian probiotik komersial berbeda menghasilkan perbedaan keragaman, kepadatan dan dominansi plankton. Nilai indeks keragaman (H’) tertinggi diperoleh pada probiotik A sebesar 6,85 (keragaman sedang) dan dominansi (C) sebesar 0,96 artinya, terdapat plankton yang dominan yaitu Chlorella sp. dan Oscillatoria sp. sedangkan kepadatan plankton tertinggi diperoleh pada probiotik B pada minggu ke-1 sebanyak 5,98x106 ind/ml.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: plankton, kepadatan, keragaman, probiotik, rasio N/P dan C/N.
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Manajemen Kesehatan Ikan & Budidaya Perikanan
Creators:
CreatorsNIM
MIZAR DESRIALDI, NIM. 141111041UNSPECIFIED
Boedi Setya Rahardja, '-NIDN0017015803
Endang Dewi MasithahNIDN0012096902
Depositing User: Dwi Marina
Date Deposited: 29 Apr 2023 04:34
Last Modified: 04 Jun 2023 11:19
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/125724
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item