ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU BAKTERI TAHAN ASAM POSITIF DI SURABAYA Penelitian Cross-Sectional di Puskesmas Perak Timur dan Puskesmas Tanah Kali Kedinding

Syarif Hidayatullah, - (2018) ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU BAKTERI TAHAN ASAM POSITIF DI SURABAYA Penelitian Cross-Sectional di Puskesmas Perak Timur dan Puskesmas Tanah Kali Kedinding. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN - syarif.pdf

Download (4MB)
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Tuberkulosis Paru merupakan penyakit infeksi kronik yang menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Kasus di Surabaya sebanyak 2.382 kasus. Determinan kejadian TB paru dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu faktor kependudukan meliputi umur. jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, pendapatan, penyakit penyerta, pengetahuan. merokok, imunisasi BCG dan status gizi dan faktor lingkungan berupa kepadatan hunian. Metode: Desain penelitian menggunakan cross-sectional. Jumlah subjek penelitian 68 dengan 34 BT A positif dan 34 BT A negatif pada hasil pemeriksaan awal TB paru. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan univariat (distribusi frekuensi) dan bivariat dengan uji Chi Square dengan signifikansi <0,05. Hasil: Hasil anal isis bivariat menunjukkan variabel yang paling berpengaruh terhadap kejadian TB paru BT A positif adalah imunisasi BCG (OR=47,143; p=O.OOO; CI=5,753-386.291), pendidikan (OR=4,886; p=0,003; CI=I,672-14,273), merokok (OR=4,306; p=O,031; CI=1.066-17,389), pekerjaan (OR=3,968; p=0,007: CI=1.426-11.040). pengetahuan (OR=3,429: p=O,021; CI=I,176-9,994), status gizi (OR=3,045; p=O,038; CI=1.042-8,896). kepadatan hunian (OR=2,987; p=0,028: CI=1.108-8,049). Pendapatan (OR=7,071; p=0,046; CI=0,803-62,311) dan jenis kelamin (OR=2,700; p=0,049; CI=O,994-7,331) menunjukkan ada hubungan namun risiko bersifat netral. sedangkan umur (OR=O,646; p=O,642; CI=O,I 01-4.133) dan penyakit penyerta (OR=2,193; p=0,128; CI=0,791-6,077) tidak ada hubungan yang bermakna. Kesimpulan: Faktor risiko yang paling berpengaruh terhadap kejadian TB paru BT A positif di Puskesmas Perak Timur dan Puskesmas Tanah Kali Kedinding adalah status imunisasi BCG, pendidikan, kebiasaan merokok, pekerjaan. pengetahuan. status gizi dan kepadatan hunian. Saran bagi instansi terkait agar dapat lebih mengutamakan upaya pelayanan promotif dan prevent if dalam upaya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang TB Paru.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Tuberkulosis (TB) paru. faktor risiko BT A positif
Subjects: R Medicine > RT Nursing > RT1-120 Nursing
Divisions: 13. Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan
Creators:
CreatorsNIM
Syarif Hidayatullah, -NIM131411131088
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
UNSPECIFIEDTintin Sukartini, -NIDN-
UNSPECIFIEDLailatun Ni'mah, -NIDN-
Depositing User: Dewi Puspita
Date Deposited: 13 Feb 2024 06:41
Last Modified: 13 Feb 2024 06:41
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/130053
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item