Kecepatan Timbulnya Birahi dan Perubahan Kadar Protein Beserta Fraksi-fraksinya Dalam Serum Darah Kambing Kacang Betina Setelah Perlakuan Laserpunktur

Rudi Hermawan (1998) Kecepatan Timbulnya Birahi dan Perubahan Kadar Protein Beserta Fraksi-fraksinya Dalam Serum Darah Kambing Kacang Betina Setelah Perlakuan Laserpunktur. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text
KECEPATAN TIMBULNYA BIRAHI DAN PERUBAHAN KADAR PROTEIN RUDI HERMAWAN.pdf

Download (3MB)
Official URL: https://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Inengetahui kecepatan timbulnya birahi dan perubahan kadar protein beserta fraksi-fraksinya (albumin dan globulin) pada kambing kacang bctina yang dikcnai pcrlakuan laserpunktur pada titik-titik reproduksinya. Pada penelitian ini menggunakan 30 ekor kambing kacang betina dewasa yang sudah pemah beranak sekali yang terbagi menjadi tiga perlakuan. Diantara ketiga perlakuan menghasilkan ulangan atau contoh tidak sama sehingga terdapat 29 ulangan pada hewan coba. Ketiga perlakuan tersebut masing-masing adalah injeksi tunggal PGF2a intramuskuler yang merupakan kontrol (Po), laserpunktur I (Pi) pada tigabelas titik reproduksi, laserpunktur n ulangan I (Pii). Perlakuan laserpunktur diberikan setelah kambing dikenai penyerentakan birahi dengan injeksi tunggal PGF2a intramuskuler sehingga kambing akan memulai siklus birahi secara bersamaan. Pengumpulan data dilakukan tiap kali dengan melihat, timbulnya gejala birahi yang nampak, selanj utnya data tersebut dianalisis menggunakan uji Anava dengan taraf signifikasi 5%, dan bila hasilnya didapatkan adanya perbedaan nyata maka dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil dengan taraf signifikasi 5%. HasH yang diperoleh dari ketiga perlakuan tersebut untuk kecepatan timbulnya birahi adalah : kontrol (Po) (2050 ± 608,7641), laserpunktur I (Pi) (3418,50 ± 833,3347), laserpunktur II (Pii) (2729,50 ± 354,7648), di mana diantara ketiga perlakuan menunj ukkan adanya perbedaan yang nyata, dengan timbulnya gejala birahi paling cepat pada perlakuan kontrol. Sementara untuk perubahan kadar protein dan fraksi-fraksinya (albumin dan globulin) adalah : Protein kontrol (Po) (7,28 ± 1,1054), laserpunktur I (Pi) (7,35 ± 1,1559), laserpunktur II (PH) (7,53 ± 0.,6790)~ Albumin kontrol (Po) (2,78 ± 0,4410), laserpunktur I (Pi) (2,82 ± 0,7021), laserpunktur II (Pii) (3,15 ± 0,5380); Globulin kontrol (Po) (4,50 ± 0,9981), laserpunktur I (Pi) (4,53 ± 0',7197), laserpunktur II (Pii) (4,81 ± 0,5181), menunjukkan tidak adanya perbedaan yang nyata.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture > SF380-388 Goats
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan > Ilmu Kedokteran Hewan Dasar
Creators:
CreatorsNIM
Rudi HermawanNIM069211893
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorHandayani TjitroUNSPECIFIED
Thesis advisorR.T.S. AdikaraUNSPECIFIED
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 25 Mar 2024 15:01
Last Modified: 25 Mar 2024 15:01
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/132550
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item