Perbandingan Pengaturan Tentang Abortus Dalam Legi Generalis dan Lex Spesialis

Reimon Supusepa, - (2003) Perbandingan Pengaturan Tentang Abortus Dalam Legi Generalis dan Lex Spesialis. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (SKRIPSI)
22. Reimon Supusepa 030020941 U.pdf

Download (19MB)
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Dalam pasal 15 ayat (3) undang-undang nomor 23 tahun 1992 dinyatakan bahwa ketentuan lebih lanjut mengenai tindakan medis tertentu sebagaimana dimasud dalam ayat (1) dan ayat (2) ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah. Namun setelah sepuluh tahun diundangkan, belum dibentuk peraturan pemerintah mengenai pelaksanaan "abortus provocatus medicinalis". Peraturan pelaksanaan pasal 15 Undang-Undang nomor 23 talum 1992 tidak atau belum ada, menyebabkan ketidakpastian hukum Mengenai indikasi medis dan menyelamatkan Jiwa ibu hamil, seringkali menjadi perdebatan, sebab undang-undang hanya menyebutkan "kondisi yang benar-benar mengharuskan diambil tindakan pengguguran kandungan ", kalau tidak jiwa ibn hamil menjadi taruhannya. Bahwa yang dimaksud dengan kondisi yang benar-benar mengharuskan dilakukan tindakan pengguguran kandungan adalah secara fisik ibu hamil terancam bahaya maut bila tidak dilakukan pengguguran

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Abortus; Legi Generalis; Lex Spesialis
Subjects: K Law
R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG500-991 Obstetrics > RG600-650 The embryo and fetus > RG648 Spontaneous abortion. Miscarriage
Divisions: 03. Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum
Creators:
CreatorsNIM
Reimon Supusepa, -NIM030020941/ U
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorTilly A.A. Rampen, -NIDN-
Depositing User: sugiati
Date Deposited: 11 Feb 2025 03:43
Last Modified: 11 Feb 2025 03:43
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/135996
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item