CAHYO E.NUGROHO, - (2000) PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEMILIK HAK ATAS MEREK TERKENAL DI INDONESIA DITINJAU DAR! UU NO 19 TAHUN 1992 JO UU NO 14 TAHUN 1997 TENTANG MEREK. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text
Cahyo E N 039614369.pdf Download (18MB) |
Abstract
Dengan perkembangan ekonorni yang semakin pesat di dalarn dunia usaha terjadi persaingan untuk mcmperoleh pasar agar produknya dapat diterima oleh masyarakat. Namun demikian persaingan yang terjadi tidak selalu sehat dan jujur terkadang produsen dalam mcmenangkan persaingan lersebut dengan menghalalkan segala cara tcrmasuk dengan memalsukan suatu merek yang terkcnal . hal ini scring dilakukan karcna dinilai cara yang paling efektif yaitu dengan sedikit modal tetapi bisa mendapatkan keuntungan yang besar hal ini dapat terjadi karena produk yang memalsukan merek terkenal tersebut tidak perlu rnengeluarkan biaya yang besar untuk promosi melainkan cukup mendomplcng dan mcrck terkcnal yang sah dan telah didaftarkan kepada Kantor Merek . Selain Pemilik merek terkenal yang dirugikan juga konsumcn karena menggunakan rnerek terkenal yang palsu karena kualitasnya tidak sesuai dengan yang diharapkan Sehubungan dcngan hal tcrscbut rnaka sangat dirasa perlu dilindunginya Pemilik hak atas merek tcrkenal oleh pengaturan hukum. Sebelum kita memahami pcrlindungan hukum terhadap merek terkenal maka kita perlu mengetahui tcrlebih dahulu pcngertian dan kritcria merck terkenal agar tidak terjadi interpenasi yang beraneka ragam . Demikian pula aparat penegak hukum harus lebih membuka wawasan tentang merek terkenal , begitu pula Hakim dalam suatu persidangan akan diuji pengctahuannya tentang merek terkenal karena Putusan hakim sangat menentukan apakah suatu merck tersebut terkenal atau tidak. Perlindungan hukum secara khusus bagi pemilik merek tcrkcnal untuk harang atau jasa yang sejenis memang sudah saatnya dilakukan karena sepcrti yang dikcmukakan di atas hal tersebut sangat mcrugikan berbagai pihak. Upaya hukum bagi pemilik merek terkenal terhadap pemalsuan barang dan jasa yang scjcnis dapat dilakukan dcngan bcrbagai macam cara antara lain dcngan mengajukan permintaan perpanjangan dan atau pcngalihan hak alas merck kerada Kantor Merek untuk menolak pendaftaran merek yang mempunyai pcrsamaan dengan merek tcrkenal, disamping itu juga dcngan pcmilik merek terkenal dapat mcmberi liscnsi kepada pihak lain untuk melindungi kualitas agar tetap terjamin serta dapat memperluas pasar dengan prosedur pengadilan yaitu dengan mengajukan gugatan perdata pada Pengadilan Negeri serta dengan proses hukum pidana karena dalam UU Merek juga diatur.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | MEREK | ||||||
| Subjects: | K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K1401-1578 Intellectual property K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K1401-1578 Intellectual property > K1500-1578 Industrial property |
||||||
| Divisions: | 03. Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | ||||||
| Date Deposited: | 12 Feb 2025 06:30 | ||||||
| Last Modified: | 12 Feb 2025 06:30 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/136056 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


