Novi Fahima Soraya, -
(2004)
Gadai Gabah Di Lingkungan Perum Pegadaian Dengan Sistem Keagenan.
Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLAGGA.
Abstract
Pembangunan suatu negara merupakan suatu tuntutan yang tidak dapat dihindari demi kelangsungan hidup dari negara tersebut, dengan pembangunan maka setiap negara akan berusaha untuk mengejar ketertinggalannya dari negara lain, terlebih lagi hal tersebut dilakukan sebagai konsekwensi logis dari lajunya era globalisasi. Pelaksanaan pembangunan itu sendiri memerlukan konsep, strategi, rencana yang terperinci dan matang agar pembangunan itu dapat berjalan sesuai dengan tujuannya. Seperti juga negara-negara lain, Indonesia sebagai negara berkembang sedang berupaya keras untuk meningkatkan pembangunan disegala bidang dengan tujuan untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat adil dan makmur yang merata materiil dan spirituil berdasarkan Pancasila dan UndangUndang Dasar 1945. Berbicara tentang pembangunan maka kesemuanya tidak akan terlepas sistem perekonomiannya, keduanya mempunyai hubungan berkesinambungan yang tidak dapat dipisahkan, karena seperti diketahui bahwa dalam membangun suatu negara dibutuhkan dana yang dapat menunjang pelaksanaan pembangunan. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut maka diperlukan sistem perekonomian yang disusun dan didukung oleh politik pemerintah beserta kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan yang tujuannya semata-mata untuk menunjang kemajuan dan perkembangan ekonomi. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Nomor IV/MPR/1999 tentang Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) bab III Misi, angka 7 menyebutkan bahwa pembangunan yang sekarang kita Jalani ini mempunyai misi ekonomi nasional dengan mengembangkan sistem ekonomi kerakyatan yang bertumpu pada mekanisme pasar yang berkeadilan berbasis pada sumber daya alam dan sumber daya manusia yang produktif, mandiri, maju, berdaya saing, berwawasan lingkungan dan berkelanjutan
Actions (login required)
 |
View Item |