Rr. Werdiningsih, ,-
(2001)
Gerakan Aceh Merdeka Dalam Perspektif Subyek Hukum Internasional.
Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
![[img]](https://repository.unair.ac.id/style/images/fileicons/text.png) |
Text (Fulltext)
GERAKAN ACEH MERDEKA DALAM PERSPEKTIF.pdf
Download (4MB)
|
Abstract
Seperti telah kita pahami bersama bahwa subyek hukum lnternasional pada saat ini tidak lagi terbatas pada negara saja, walaupun kenyataannya negara merupakan subyek hukum internasional yang terutama. Hal ini dikarenakan oleh berbagai perubahan yang terjadi dalam masyarakat internasional dari masa ke masa. Hubungan antarnegara pun identik dengan hubungan internasional, oleh karena itu wajar sekali apabila ada anggapan bahwa negara merupakan subyek hukum internasional satu-satunya. Terhadap anggapan tersebut muncul keberatan, apabila dikaitkan dengan perkara budak-budak dan perompak-perompak. Beberapa hak perlindungan tertentu diberikan sebagai akibat dari traktat-traktat umum. 1 Berdasarkan hukum kebiasaan internasional, individu-individu yang melakukan tindak pidana perompakan jure gentium di laut lepas dapat dipandang sebagai musuh umat manusia, bertanggung jawab atas penghukuman atas setiap negara yang menangkap mereka
Actions (login required)
 |
View Item |