Analisa Kredit Sebagai Upaya Mencegah Kredit Bermasalah Pada Bank

Dian Nurmala Sari, - (2004) Analisa Kredit Sebagai Upaya Mencegah Kredit Bermasalah Pada Bank. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (391kB)
[img] Text (FULLTEXT)
Dian Nurmala Sari.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Bank dalam memberikan kreditnya kepada nasabah debitur harus selalu berpedoman pada penyusunan kebijaksanaan perkreditan bank dan harus selalu berpegang pada prinsip kehati-hatian. Disamping itu analisa kredit wajib dilakukan bank sebelum bank memberikan kreditnya kepada cajon nasabah debitur sebagai salah satu upaya untuk mencegah terjadinya kredit macet. Terdapat beberapa cara bank dalam melakukan analisa kredit, diantaranya sebagai berikut: Analisa kredit berdasarkan prinsip 5 C's, Analisa kredit berdasarkan prinsip 7P, Analisa kredit berdasarkan prinsip 6A. Kredit bermasalah yang terjadi pada suatu bank disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain: Faktor Intern Bank, Faktor Intern Nasabah , Faktor ekstern Bank dan Nasabah. Bank telah bcrupaya untuk mengatasi kredit berrnasalah dengan berbagai upaya tetapi kredit tidak dapat diselamatkan bahkan menjadi rnacet, sehingga diternpuh upaya terakhir bank rnelalui upaya penyelesaian atau penagihan kredit. Upaya penyelesaian atau penagihan kredit tersebut antara lain: Eksekusi Agunan, Pembelian Agunan oleh Bank, Penyerahan Penagihan Piutang Negara kepada PUPN, Penyelesaian melalui Badan Arbitrase , Proses Litigasi, Penagihan oleh Penagih Utang (Debt Collector), Pengajukan Permohonan Kepailitan. Bank sebagai pihak yang memberikan kredit harus selalu menerapkan prinsip kehati-hatian dalam setiap tindakannya. Hal itu dilakukan dengan antara lain melakukan analisa kredit yang cerrnat dan teliti agar kredit yang nantinya diberikan pada nasabah debitur tidak menimbulkan masalah (kredit macet), selain itu bank juga harus melakukan pengawasan yang seksama dan intensifterhadap kredit yang diberikan, selama kredit digunakan oleh nasabah debitur. Bank harus bertindak selangkah lebih maju daripada debitur, maksudnya pihak bank harus lebih pintar dan lebih menguasai kemajuan teknologi sehingga bank mampu mengantisipasi gelagat yang tidak baik dari nasabah debitur, hal ini untuk meminimalisasi penyebab kredit bermasalah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: analisa kredit, bank, kredit
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence
K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K1000-1395 Commercial law
Divisions: 03. Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum
Creators:
CreatorsNIM
Dian Nurmala Sari, -NIM030015116
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
ContributorTRISADINI PRASASTINAH USANTI, -NIDN0026026701
Depositing User: Dwi Prihastuti
Date Deposited: 28 Feb 2025 02:29
Last Modified: 28 Feb 2025 02:29
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/136594
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item