Ardhana Pranasatria, -
(2004)
Proses Perceraian Di Pengadilan Agama Dan Pengadilan Negeri Dalam Suatu Studi Komparatif.
Skripsi thesis, -.
![[img]](https://repository.unair.ac.id/style/images/fileicons/text.png) |
Text (Fulltext)
PROSES PERCERAIAN DI PENGADILAN AGAMA DAN PENGADILAN.pdf
Download (22MB)
|
Abstract
Sebagaian besar orang yang telah melakukan perkawinan di jaman yang
modern ini sebenarnya tidak punya kata "cerai" dalam kamus hidupnya karena
waktu menikah atas dasar cinta dan sayang pada orang piJihannya sendiri, kecuali
pada beberapa orang yang terpaksa menikah akibat alasan-alasan yang tidak
dikehendakinya sendiri, misalnya paksaan orangtua, kesulitan ekonomi dan lain
sebagainya, tapi dari semua itu yang namanya bercerai adalah sesuatu yang tidak
diinginkan semua pihak. Suatu hal yang sangat menyedihkan lagi apabila selama
perkawinan berJangsung suami-istri itu telah pula menghasilkan buah perkawinan
yang didambakan yaitu dengan hadimya beberapa orang anak yang itu sangat
membutuhkan kasih sayang dan perlindungan dari orang tuanya, akan tetapi
temyata harus menjadi korban kesengsaraan akibat dari kedua orang tuanya, yang
gagal membina rumah tangga sehingga keluarga suami-istti itu ditelan kehancuran
dengan perceraian.
Actions (login required)
 |
View Item |