Endah Ekayani, -
(2004)
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Pengobatan Sendiri Kasus Diare (Studi Pada Ibu Rumah Tangga Di Wilayah Kelurahan
Manukan Kulon Surabaya).
Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
Abstract
Pengobatan sendiri merupakan upaya pertama dan terbanyak yang dilakukan
masyarakat untuk mengatasi keluhan atau gejala penyakit (Depkes RI, 1995).
Penggunaan obat modern golongan bebas atau bebas terbatas merupakan tindakan
pengobatan sendiri yang paling banyak dipilih oleh masyarakat. Kecenderungan ini
akan meningkat terus seiring dengan adanya kemudahan masyarakat dalam
memperoleh obat yang dahulunya hanya dapat diperoleh dengan resep, dan
meningkatnya pengalaman serta pengetahuan masyarakat dalam pengobatan sendiri.
Peningkatan tindakan pengobatan sendiri tidak sejalan dengan peningkatan
tepatnya tindakan yang dilakukan. Berdasarkan survei Depkes RI sebagian besar
masyarakat melakukan pengobatan sendiri tidak sesuai dengan aturan yang telah
ditetapkan. Pemakaian obat bebas atau bebas terbatas relatif aman, efektif, dan
memberikan efek yang diinginkan bila digunakan secara tepat. Namun apabila tidak
digunakan secara tepat maka dapat menimbulkan efek yang merugikan. Pengobatan
sendiri yang sesuai aturan adalah pengobatan sendiri yang tepat obat, tepat golongan,
tepat dosis dan tepat lama pengobatan.
Adanya fenomena yang menunjukkan peningkatan tindakan pengobatan sendiri
sedangkan banyak diketemukan tindakan pengobatan yang tidak sesuai aturan maka
perlu dilakukan penelitian mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku
pengobatan sendiri. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis apakah usia,
pendidikan, pekerjaan, referensi, pengetahuan, persepsi dan sikap mempengaruhi
tindakan pengobatan sendiri.
Penelitian ini dilakukan di wilayah Kelurahan Manukan Kulon, Surabaya.
Sampel yang dijadikan responden dalam penelitian ini adalah ibu rumah tangga yang
tinggal di wilayah Manukan Kulon Surabaya. Untuk menentukan besar sampel
digunakan Simple Random Sampling. Metode pengumpulan data adalah dengan
metode survei dengan menggunakan kuesioner.
Hasil penelitian menunjukkan persentase ibu rumah tangga yang melakukan
tindakan pengobatan sendiri tidak sesuai aturan (61%) lebih besar daripada persentase
ibu rumah tangga yang tepat tindakannya (39%). Hasil analisis membuktikan bahwa
faktor pengetahuan baik secara parsial maupun simultan berpengaruh terhadap
tindakan pengobatan sendiri kasus diare. Sedangkan umur, pendidikan, pekerjaan,
persepsi dan sikap tidak berpengaruh terhadap tindakan pengobatan sendiri pada
kasus diare. Dari hasil analisis membuktikan bahwa pengetahuan memberikan
pengaruh terhadap tindakan tepat obat dan tepat golongan. Namun pengetahuan tidak
memberikan pengaruh terhadap tindakan tepat obat dan tepat dosis.
| Item Type: |
Thesis
(Skripsi)
|
| Uncontrolled Keywords: |
Self medication, Non Prescription drug, Age, Education, Job,
Reference, Knowledge, Perception and Attitude |
| Subjects: |
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: |
05. Fakultas Farmasi > Farmasi Praktis |
| Creators: |
| Creators | NIM |
|---|
| Endah Ekayani, - | NIM050012293 |
|
| Contributors: |
| Contribution | Name | NIDN / NIDK |
|---|
| Thesis advisor | Umi Athijah, - | - | | Thesis advisor | I Nyoman Wijaya, - | - |
|
| Depositing User: |
Nurma Harumiaty
|
| Date Deposited: |
12 Mar 2025 03:55 |
| Last Modified: |
12 Mar 2025 03:55 |
| URI: |
http://repository.unair.ac.id/id/eprint/136800 |
| Sosial Share: |
|
|
|
Actions (login required)
 |
View Item |