Uji Aktivitas Antikanker Ekstrak Eter Dan Ekstrak Metanol Lumut Hati (Marchantia Cf. Planiloba Steph.) Terhadap Kultur Sel Mieloma Mencit Dengan Metode Viabilitas Sel

Arie Ayu Malahayati, - (2004) Uji Aktivitas Antikanker Ekstrak Eter Dan Ekstrak Metanol Lumut Hati (Marchantia Cf. Planiloba Steph.) Terhadap Kultur Sel Mieloma Mencit Dengan Metode Viabilitas Sel. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (Fulltext)
050012302.pdf

Download (2MB)
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Kanker merupakan penyebab utama kematian di negara berkembang–satu dari lima populasi di Eropa dan Amerika utara diperkirakan mati karena kanker. Di negara maju, kanker merupakan penyebab kematian kedua setelah penyakit kardiovaskular. Usaha pengobatan kanker telah banyak dilakukan, tetapi belum memberikan hasil yang memuaskan sehingga banyak penderita kanker dalam stadium dini memilih pengobatan alternatif. Penelitian di Jepang yang dilakukan oleh Asakawa terhadap lumut hati (Marchantia polymorpha L.)menunjukkan bahwa ekstrak metanol lumut hati (Marchantia polymorpha L.) dengan senyawa bioaktif terbesar marchantin A, menunjukkan aktivitas antikanker terhadap KB Cell. Aktivitas antikanker tersebut ditunjukkan pula oleh jenis yang lain dari marga Marchantia seperti Marchantia palaceae Bertol var diptera (Mont) dan Marchantia tosana Steph. Berdasarkan persamaan marga dan jumlah populasi yang cukup besar serta mengacu pada penelitian tersebut, maka dilakukan penelitian terhadap jenis lain dari marga Marchantia yang tumbuh di Indonesia, yaitu lumut hati (Marchantia cf. planiloba Steph.). Lumut hati (Marchantia cf. planiloba Steph.) diekstraksi dengan cara maserasi menggunakan pelarut eter, kemudian dilanjutkan dengan pelarut metanol. Ekstrak cair yang didapat kemudian diuapkan hingga di dapat ekstrak kering. Dari ekstrak eter dan ekstrak metanol dibuat larutan uji dengan konsentrasi 1000 ppm, 100 ppm,10 ppm dan 1 ppm. Sebagai kontrol positif digunakan larutan etoposida dengan konsentrasi 100 ppm, 10 ppm dan 1 ppm. Larutan uji, larutan kontrol negatif dan larutan kontrol positif ditambahkan ke dalam suspensi sel mieloma dan diinkubasi selama 24 jam. Setelah diinkubasi selama 24 jam dilakukan penghitungan jumlah sel yang hidup dan yang mati menggunakan Hemositometer dengan pewarnaan tripan biru. Viabilitas sel dinyatakan sebagai presentase sel yang hidup terhadap jumlah sel total. Data hasil percobaan diolah dengan metode statistik analisis varian satu arah dan analisis probit menggunakan program SPSS 10.0 for Windows. Hasil analisis diperoleh harga p 0,000 yang lebih kecil daripada harga derajat kepercayaan 95 % (α = 0,05) baik untuk ekstrak eter maupun ekstrak metanol. Hal ini menunjukkan ada perbedaan bermakna minimal satu pasang hambatan pertumbuhan sel mieloma mencit antar larutan uji dan untuk mengetahui perlakuan mana yang berbeda bermakna dilanjutkan dengan analisis LSD. Dari analisis probit didapatkan harga LC50 dari ekstrak eter lumut hati (Marchantia cf. planiloba Steph.) yaitu pada konsentrasi 163,21 ppm dan untuk ekstrak metanol lumut hati (Marchantia cf. planiloba Steph.) yaitu pada konsentrasi 358,95 ppm. Sedangkan untuk kontrol positif etoposida didapatkan harga LC50 pada konsentrasi 5,47 ppm.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Ether extract and methanol extract of livewort (Marchantia cf. planiloba Steph.), cell culture of mice myeloma, anticancer, viability test.
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Creators:
CreatorsNIM
Arie Ayu Malahayati, -050012302
Depositing User: Nurma Harumiaty
Date Deposited: 12 Mar 2025 06:29
Last Modified: 12 Mar 2025 06:29
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/136805
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item