DAHLIATUL QOSIMAH
(2005)
DAYA ANTIBAKTERI PERASAN RIMPANG LENGKUAS (Alpinia galanga) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI StaphyiococcuS aureus SECARA IN VITRO.
Skripsi thesis, Universitas Airlangga.
![[img]](https://repository.unair.ac.id/style/images/fileicons/text.png) |
Text (FULLTEXT)
190. DAYA ANTIBAKTERI PERASAN RlMPANG LENGKUAS -DAHLATUL QOSIMAH.pdf
Download (1MB)
|
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya antibakteri perasan rimpang lengkuas (Alpinia galanga) terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus secara in vitro. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan sembilan perlakuan dan tiga ulangan. Analisis statistik menggunakan uji Chi - square. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode difusi yang terdiri dari penentuan Minimum Inhibitory Concentration Test (Uji MIC) dan dilanjutkan penentuan Minimum bactericidal Concentration Test (uji MBC).
Peubah yang diamati pada penentuan MIC yaitu dlihat dari konsentrasi terendah yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dengan melihat kejernihan cairan pada tabung reaksi setelah diinkubasi pada suhu 37°C selama 24 jam. Penentuan MBC dilihat dari konsentrasi terendah yang mampu membunuh bakteri Staphylococcus aureus dengan melihat ada tidaknya pertumbuhan koloni bakteri Staphylococcus aureus pada media MSA (Mannitol Salt Agar) selelah diinkubasi pada suhu 37°C selama 24 jam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa MIC tidak dapat di!Jaca karena pada semua perlakuan menunjukkan warna sama yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. MBC memberikan hasil bahwa konsentrasi 5% dan 10% tidak didapatkan pertumbuhan bakteri Staphylococcus aurells alau bcrsifat bakterisida. Pada uji Chi-Square didapatkan hasil bahwa terdapat perbedaan yang sangat nyata (p < 0,01) dari masing - masing perlakuan konsentrasi.
Actions (login required)
 |
View Item |