Hubungan Team Identification dan Perilaku Trolling yang Dimoderasi oleh Collective Narcissism pada Fans Klub Sepak Bola di Indonesia

Jalesviyanto, Riyantama Wira (2025) Hubungan Team Identification dan Perilaku Trolling yang Dimoderasi oleh Collective Narcissism pada Fans Klub Sepak Bola di Indonesia. Artikel Ilmiah thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (Artikel Ilmiah)
112111133083_Riyantama Wira Jalesviyanto.pdf - Other

Download (425kB)
Official URL: www.lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah collective narcissism berperan sebagai variabel moderator dalam hubungan antara team identification dan perilaku trolling pada fans klub sepak bola di Indonesia. Fenomena trolling di media sosial antar fans klub sepak bola menjadi semakin umum, dan penelitian sebelumnya menyebutkan bahwa baik team identification maupun collective narcissism memiliki kaitan dengan perilaku agresif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, melibatkan 150 partisipan yang merupakan fans klub sepak bola aktif di media sosial. Instrumen yang digunakan adalah Global Assessment of Internet Trolling-Revised (GAIT-R) untuk mengukur perilaku trolling, subskala attachment to team dari Point of Attachment Index (PAI) untuk mengukur team identification, dan skala collective narcissism yang telah divalidasi sebelumnya. Data dianalisis menggunakan analisis moderasi dengan metode bootstrap sebanyak 1000 kali melalui perangkat lunak Jamovi 2.6.17. Hasil analisis menunjukkan bahwa team identification tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku trolling (p = 0,963), dan collective narcissism tidak memoderasi hubungan tersebut (p = 0,376). Namun, ditemukan bahwa collective narcissism memiliki hubungan positif yang signifikan dengan perilaku trolling (p = 0,003), yang mengindikasikan bahwa individu dengan tingkat collective narcissism yang tinggi lebih cenderung menunjukkan perilaku provokatif di media sosial. Hasil ini menunjukkan pentingnya memperhatikan aspek psikologis kolektif dalam memahami dinamika konflik daring antar fans klub sepak bola. Penelitian ini juga menyoroti keterbatasan seperti metode self-report dan tidak dikontrolnya variabel situasional seperti hasil pertandingan atau karakteristik kepribadian lainnya. Oleh karena itu, penelitian lanjutan disarankan untuk menggali lebih jauh peran coping, self-control, dan faktor situasional dalam menjelaskan perilaku trolling di kalangan fans sepak bola Indonesia.

Item Type: Thesis (Artikel Ilmiah)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF1-940 Psychology
H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM1001-1281 Social psychology
H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM1001-1281 Social psychology > HM1106-1171 Interpersonal relations. Social behavior
Divisions: 11. Fakultas Psikologi > S1 Psikologi
Creators:
CreatorsNIM
Jalesviyanto, Riyantama WiraNIM112111133083
Depositing User: Riyantama Wira Jalesviyanto
Date Deposited: 08 May 2025 05:24
Last Modified: 08 May 2025 05:24
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/137144
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item