Indah Ayu Putri Raharyana and Dewi Retno Suminar
(2025)
Pengaruh Gejala Premenstrual Syndrome terhadap Work Performance Wanita dengan Perceived Organizational Support sebagai Moderasi.
Repository Universitas Airlangga.
pp. 1-10.
(Unpublished)
![[img]](https://repository.unair.ac.id/style/images/fileicons/text.png) |
Text (Artikel Ilmiah)
Artikel Ilmiah Pengaruh PMS terhadap Work Performance Wanita di Tempat Kerja dengan Perceived Organizational Support sebagai Moderasi.pdf
Download (325kB)
|
Abstract
Pentingnya peran wanita di tempat kerja dan meningkatnya tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan melatarbelakangi diperlukannya pemahaman terhadap salah satu kondisi unik yang umum dialami perempuan, yaitu premenstrual syndrome. Penelitian ini menyelidiki pengaruh premenstrual syndrome terhadap work performance dengan perceived organizational support sebagai variabel moderasi. Data diperoleh dari 80 partisipan yang merupakan perempuan berusia 19-35 tahun yang bekerja di perusahaan. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear sederhana dan uji moderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa premenstrual syndrome berpengaruh secara signifikan terhadap work performance. Selain itu, ditemukan bahwa perceived organizational support memoderasi hubungan antara premenstrual syndrome dan work performance. Temuan ini mengindikasikan bahwa dukungan organisasi yang dirasakan karyawan dapat memperlemah dampak negatif premenstrual syndrome terhadap work performance, sehingga persepsi terhadap dukungan organisasi berperan penting dalam membantu karyawan perempuan menghadapi tantangan terkait dengan kondisi ini di tempat kerja.
Available Versions of this Item
-
Pengaruh Gejala Premenstrual Syndrome terhadap Work Performance Wanita dengan Perceived Organizational Support sebagai Moderasi. (deposited 14 May 2025 01:50)
[Currently Displayed]
Actions (login required)
 |
View Item |