Putri, Giovani Anggasta, -
(2020)
Aplikasi SLPI Rekombinan Pada Luka Sayat Rattus Norvegicus Terhadap IL-6 dan FGF-2.
Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
Abstract
Latar belakang: Luka adalah salah satu resiko yang sering terjadi karena adanya tindakan perawatan pada rongga mulut oleh operator. Proses penyembuhan luka dapat dioptimalkan melalui penambahan suatu biomaterial yaitu Secretory Leukocyte Protease Inhibitor (SLPI). Penelitian ini menggunakan cairan SLPI rekombinan yang berbeda yaitu 0,045 cc dan 0,06 cc yang diharapkan dapat mempercepat proses penyembuhan luka. SLPI mempunyai fungsi diantaranya mampu menekan beberapa faktor pro-inflamatory, sebagai antivirus, antibakteri dan antiretroviral. Proses penyembuhan luka berkaitan erat dengan proses inflamasi dan proliferasi. Marker seluler yang dapat diamati pada proses penyembuhan luka adalah IL-6 dan FGF-2. Tujuan: Mengetahui adanya penurunan eskpresi IL-6 dan peningkatan FGF-2 pada proses penyembuhan luka sayat Rattus Norvegicus pada hari ke-4. Metode: Sampel penelitian menggunakan tikus Wistar jantan berjumlah 18 ekor dengan pembuatan luka sayat di daerah punggung tikus, dan dibagi menjadi 3 kelompok yaitu kelompok kontrol (K), Perlakuan 1 (P1) dengan pemberian pemberian cairan rSLPI sebesar 0,045cc, dan kelompok Perlakuan 2 (P2) dengan pemberian cairan rSLPI sebesar 0,06cc. Pada hari ke-4, jaringan luka sayat diambil dan dibuat sediaan HPA kemudian dilakukan pengamatan imunohistokimia. Hasil: Uji One-Way Anova pada IL-6 dan FGF-2 didapatkan nilai p<0,005 yaitu p=0,000 dan uji HSD didapatkan perbedaan yang bermakna antara semua kelompok control dan perlakuan. Kesimpulan: Pemberian cairan rSLPI dapat menurunkan kadar ekspresi IL-6 dan meningkatkan FGF-2 pada proses penyembuhan luka.
Actions (login required)
 |
View Item |