RIEKE TRIASDI FIRDAUS, - and INTAN FAJRIYA MARDIANA, - and SAFIRA ARTHAMEVIA BALQIZ, - (2024) "TEKNIK PEMBENIHAN IKAN GURAME (Osphronemus gouramy) DI UNIT PELAKSANA TEKNIS LABORATORIUM KESEHATAN IKAN DAN LINGKUNGAN PASURUAN - JAWA TIMUR". Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (PKL)
142111133007_iDfSibL9KeS6bzhYXaSRVp7fPDXy-W.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
"Ikan gurame merupakan salah satu komoditas ikan air tawar ekonomis yang banyak diminati masyarakat. Ikan ini memiliki kandungan gizi yang tinggi yakni kandungan protein sebesar 19%. Kandungan gizinya yang tinggi membuat permintaan masyarakat terhadap ikan gurame meningkat. Peningkatan permintaan pasar ikan gurame di Indonesia dapat dilihat dari data produksi yang dikeluarkan oleh Data Indonesia (2022) yakni 176.113,78 ton pada tahun 2021. Pakan menjadi aspek yang penting dalam pembenihan ikan gurame. Ikan gurame merupakan ikan omnivora yang dapat diberi pakan hijauan maupun pelet. Pakan pelet tidak dapat diberikan 100% kepada ikan gurame karena dapat membuat dagingnya menjadi lembek. Sehingga diperlukan pakan tambahan berupa pakan hijauan untuk menjaga keseimbangan nutrisi pakan yang dikonsumsi. Pembenihan ikan gurame dilakukan melalui beberapa tahap yakni pemeliharaan induk, pemijahan, dan pendederan. Induk ikan gurame di UPT LKIL Pasuruan – Jawa Timur dipelihara pada kolam beton. Pakan diberikan kepada induk yaitu pakan pelet serta pakan tambahan berupa daun talas dan kangkung. Pakan pelet diberikan sebanyak 176 gram per hari sedangkan pakan tambahan diberikan secara ad-libitum. Pemijahan ikan gurame di UPT LKIL Pasuruan - Jawa timur dilakukan secara alami menggunakan perbandingan jantan dan betina yaitu 1:3. Induk jantan yang telah matang gonad akan menunjukkan perubahan tingkah laku dan membuat sarang. Kemudian telur yang telah menetas menjadi larva dipelihara selama 10-12 hari. Larva selanjutnya dipindahkan ke kolam pendederan. Hasil fekunditas ikan gurame yaitu berjumlah 5.218 butir. Nilai Fertilization Rate (FR) yang didapatkan sebesar 69,2 %. Proses embryogenesis terjadi selama 48 jam dan Hatching Rate (HR) yang didapatkan sebesar 96,7%. Selama proses pemeliharaan benih di kolam pendederan selama 42 hari didapat nilai pertumbuhan panjang mutlak sebesar 2,25 cm dan nilai pertumbuhan berat mutlak sebesar 0,4766 gram. Nilai Spesific Growth Rate (SGR) sebesar 8,5%, Laju Pertumbuhan Individu 0,0113 gram/hari dengan Survival Rate (SR) pendederan sebesar 86,6 %. Keberhasilan pembenihan ikan gurame sangat dipengaruhi oleh pakan yang diberikan kepada induk. Induk yang diberi pakan dengan komposisi yang ideal antara pakan pelet dan pakan tambahan berupa hijauan akan menghasilkan kualitas telur yang baik dan berkembang menjadi benih yang berkualitas."
| Item Type: | Thesis (Other) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pembenihan, Gurame, Pakan Hijauan | ||||||||
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture | ||||||||
| Divisions: | 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur | ||||||||
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Depositing User: | sukartini sukartini | ||||||||
| Date Deposited: | 24 Jun 2025 02:03 | ||||||||
| Last Modified: | 12 Jan 2026 03:35 | ||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/137360 | ||||||||
| Sosial Share: | |||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


