FAQIH RIDHA MUHAMMAD, - and NADHIF ARSYIATAMA, - and FINNA AURA RAMADHANI, - (2022) "MANAJEMEN BAHAN BAKU PRODUKSI MINYAK IKAN DI PT FKS MULTI AGRO TBK BANYUWANGI". Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (PKL)
141911233102_vUFiuxu46TulLV2Bojb6k7pC537O1g.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
"Ikan merupakan salah satu bahan pangan yang mudah mengalami kebusukan. Hal ini dapat dicegah dengan melakukan pengolahan dengan cara yang baik dan benar. Ikan merupakan salah satu sumber lemak yang berasal dari perairan. Ikan lemuru merupakan jenis ikan dengan kandungan minyak yang tinggi. Pengolahan minyak ikan yang banyak dilakukan di Indonesia berasal dari hasil samping pengolahan tepung ikan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah sebagai sarana untuk menambah wawasan mengenai tahapan penerimaan bahan baku ikan dalam proses produksi minyak ikan, mengetahui proses produksi minyak ikan, serta mengetahui manajemen pengemasan dan pemasaran dalam proses produksi minyak ikan pada PT FKS Multi Agro Tbk. Praktek Kerja Lapang dilaksanakan di PT FKS Multi Agro Tbk, Banyuwangi, Jawa Timur, Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 17 Januari 2022 – 18 Februari 2022. Metode kerja yang digunakan dalam pelaksanaan Praktek Kerja Lapang ini menggunakan metode deskriptif. Sedangkan metode pengumpulan data primer dan sekunder didapat dengan menggunakan metode pengumpulan data, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Secara keseluruhan, proses produksi minyak ikan melalui tahap pengecekan bahan baku, penimbangan bahan baku, penanganan bahan baku, , pemasakan, pengepresan, pemurnian, pengemasan, dan pemasaran. Minyak ikan merupakan sumber alami asam lemak tidak jenuh atau polyunsaturated fatty acid (PUFA) omega-3 (n-3), terutama eicosapentaenoic acid (C20: 5n-3; EPA) dan docosahexaenoic acid (C22: 6n-3; DHA) (Vasile dkk., 2016). Minyak ikan yang berasal dari hasil samping penepungan dengan kandungan beberapa kotoran dan senyawa pemicu reaksi oksidasi yang menyebabkan terjadinya reaksi oksidasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan minyak ikan hasil samping pengalengan. Oleh karena itu diperlukan proses pemurnian. Tahapan pemurnian minyak ikan adalah degumming, netralisasi alkali/saponifikasi, dan bleaching. Proses pengemasan dilakukan manual dengan langsung mengalirkan minyak ikan dalam kemasan primer dengan posisi menyambungkan selang dari penyimpanan menuju kemasan primer. Plastik yang digunakan dalam kemasan primer yaitu jenis Flexi bag. Pengemasan sekunder produk minyak ikan dilakukan secara manual. Pada kemasan ekspor flexi bag tergabung pada container dengan ukuran 20 ft. Jalur distribusi yang dilakukan yaitu menggunakan jalur distribusi tidak langsung. PT FKS Multi Agro Tbk ingin memperluas pasar, meningkatkan volume penjualan, membuang beberapa fungsi dan biaya distribusi, berusaha melepaskan pembatasan beberapa jalur dan hubungan dengan konsumen."
| Item Type: | Thesis (Other) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Produksi, Minyak Ikan, Tepung Ikan | ||||||||
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture > SH151-179 Fish culture | ||||||||
| Divisions: | 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Teknologi Hasil Perikanan | ||||||||
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Depositing User: | Tatik Poedjijarti | ||||||||
| Date Deposited: | 24 Jun 2025 06:13 | ||||||||
| Last Modified: | 12 Jan 2026 03:03 | ||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/137376 | ||||||||
| Sosial Share: | |||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


