TEKNIK PEMBESARAN UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) TAMBAK INTENSIF DI PT. KOYO SEGORO ENDAH, TULUNGAGUNG, JAWA TIMUR

Auzan Burhanuddin and Zaenal Hermansah and Ahmad Gibran (2024) TEKNIK PEMBESARAN UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) TAMBAK INTENSIF DI PT. KOYO SEGORO ENDAH, TULUNGAGUNG, JAWA TIMUR. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (PKL)
142111133069_9nkg5O1zhKPAMIDLd5GRjPIyg33MUW.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Budidaya merupakan salah satu kegiatan alternatif dalam meningkatkan produksi perikanan. Syarat terlaksananya kegiatan budidaya adalah adanya organisme yang dibudidayakan, media hidup organisme, dan wadah/ tempat budidaya. Udang sebagai komoditas utama ekspor perikanan Indonesia yang menjadi primadona dengan menyumbangkan share sebesar 34,83% dari total nilai ekspor. Udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan spesies penaeid yang banyak dibudidayakan karena memiliki nilai ekonomis tinggi (high economic value) dan permintaan pasar tinggi (high demand product). Salah satu sistem budidaya udang yang banyak digunakan saat ini adalah sistem budidaya intensif karena menggunakan padat tebar yang tinggi. Pada budidaya udang secara intensif, terdapat berbagai kegiatan kultivasi vaname yang meliputi kegiatan pembenihan dan pembesaran. Kegiatan pembesaran merupakan bagian penting dalam budidaya udang vaname yang harus diperhatikan dengan baik. Hal ini terjadi karena banyaknya kegagalan dalam budidaya udang vaname yang diakibatkan oleh kelalaian dalam proses manajemen pakan dan kualitas air media pemeliharaan sehingga serangan penyakit tidak dapat dihindarkan. Manajemen kualitas air memegang peranan penting dalam budidaya udang vaname. Kualitas air dapat memengaruhi kesehatan hewan budidaya. Faktor fisika dan kimia air seperti suhu, kecerahan, salinitas, oksigen dan lain-lain mempengaruhi kualitas air baik secara langsung maupun tidak langsung, yang dapat mempengaruhi kelangsungan hidup organisme di ekosistem perairan. Manajemen pakan, meliputi pemilihan jenis pakan, frekuensi pemberian pakan, dan teknik penyimpanan merupakan salah satu aspek penting yang dapat menunjang keberhasilan budidaya. Pengendalian penyakit pada udang membahas tentang langkah-langkah pencegahannya. Langkah-langkah pencegahan penyebaran penyakit melalui implementasi biosecurity yang dilakukan baik pada level farm dan kolam yang dilakukan pada unit pembenihan memberikan jaminan bagi kesehatan ikan. Biosecurity merupakan suatu langkah strategis untuk mengendalikan penyaki. Aspek-aspek tersebut sangat penting untuk meningkatkan produktivitas dan keberhasilan budidaya udang intensif di tambak intensif di PT. Koyo Segoro Endah, Kota Tulungagung, Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan tebar benur di setiap petak berkisar antara 100-180 ekor/m². Hasil pengukuran parameter air menunjukkan bahwa pH berkisar antara 7,7 - 86, Dissolved Oxygen 4,2 - 5,8 salinitas 33-36 ppt, suhu 27 - 31°C, kejernihan air 25 - 35 cm, dan warna air cenderung kehijauan dan ada yang kecoklatan. Kriteria pakan yang ditentukan di PT. Koyo Segoro Endah adalah pakan yang diberikan memiliki protein tinggi ± 30% serta memiliki nutrisi yang kompeks, pakan tidak mudah hancur jika berada didalam air (> 1 jam) dan pakan udang harus berbau atau beraroma amis dan segar untuk menambah nafsu makan udang agar mau memakannya. Pakan yang digunakan di PT. Koyo Segoro Endah adalah Pakan Irawan dari PT. CP Prima (Central Proteina Prima) dengan jenis pakan yang digunakan untuk pakan udang vannamei disesuaikan dengan umur udang, jenis pakan yang disesuikan dengan umur udang vannamei yaitu crumble untuk benur DOC 0-29, dan pellet untuk DOC >30. Frekuensi pemberian pakan udang vaname di PT. Koyo Segoro Endah didasarkan pada Day of Culture (DOC). Udang vaname dengan DOC 1-10 frekuensi pakan adalah 3 kali di pagi hari dengan dosis +- 10 - 15 kg per petakan kolam. DOC 13-16 frekuensi pakan sebanyak 4 kali dengan, DOC 17-20 mulai dilakukan pemasangan anco dengan frekuensi 4 kali dengan dosis tetap. Penambahan Immunostimulan dan probiotik pukul 18.00 pemberian antara probiotik probost, mineral B12 dan omega diberikan secara bergantian setiap 3 hari. Setelah udang berumur di atas 20 hari, mulai dilakukan pengontrolan pakan dengan cek anco. Hasil dari pengecekan anco akan mempengaruhi dari penambahan dan pengurangan jumlah pakan yang akan diberikan atau ditebar tambak. Anco merupakan alat yang digunakan untuk mengontrol program pakan dan pertumbuhan serta kualitas udang secara harian/insidental. Pengeringan petak atau lahan bertujuan agar gas sisa-sisa metabolit menguap. Selama proses pengeringan dilakukan perbaikan pintu dan pemasangan saringan. Setelah tanah mengering, pupuk, kapur, dan obat saponin ditebarkan ke dalam tambak. Pada tambak intensif di PT. Koyo Segoro Endah, pupuk digunakan untuk menambahkan pakan alami dalam waktu 7 hari. Biosecurity yang diterapkan pada PT. Koyo Segoro Endah, dimana terdapat lampu UV pada saluran air sebelum masuk ke tandon. Setelah air berada di tandon, air diberi treatment kaporit setiap 3 hari sekali sebanyak 30ppm. Selain itu, dilakukan pengurasan tandon setiap seminggu sekali guna membersihkan kotoran yang menumpuk pada dasar tandon. Monitoring bakteri Vibriosis pada PT. KOYO SEGORO ENDAH dilaksanakan setiap seminggu sekali pada hari senin dan dilakukan pengamatan 24 jam setelahnya, menunjukkan angka peningkatan yang tinggi. Hasil pemeriksaan EHP dengan metode Wet Mount yaitu tidak ditemukannya spora EHP.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Budidaya Udang Vanamei, Manajemen Kualitas Air, Manajemen Pakan, Manajemen Pengendalian Hama dan Penyakit
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH328-329 Fishery management. Fishery policy
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur
Creators:
CreatorsNIM
Auzan Burhanuddin142111133069
Zaenal Hermansah142111133059
Ahmad Gibran142111133097
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorAbdul Manan, S.Psi., M.Si., Ph.D.198005172003121004
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 25 Jun 2025 04:16
Last Modified: 12 Jan 2026 03:59
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/137399
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item