DEVON ALIFIO RAMADHANI, - and HUSNAN YUSUF LATUA SILAWANE, - and UMMU ANIQOTUDDINIYAH, - (2024) Teknik Pembesaran Ikan Nila Salin (Oreochromis Niloticus) Di Instalasi Budidaya Air Payau (IBAP) Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (PKL)
142111133139_BARxTTX6uX5v2viv1KVR5kE6n5LZtn.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Ikan Nila (Oreochromis niloticus) merupakan ikan omnivora air tawar yangmerupakan ikan asal Afrika yang memiliki potensi besar untuk dikembangkankarena memiliki potensi pasar yang tinggi. Ikan Nila termasuk jenis ikan yangmudah dibudidayakan, memiliki nilai toleransi yang tinggi terhadap lingkungan,tahan terhadap penyakit, serta memiliki nilai ekonomis yang relatif tinggi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen pembesaran ikan nila salindi IBAP Lamongan, termasuk manajemen kualitas air, pengendalian hama danpenyakit, serta manajemen pakan dan pertumbuhan ikan yang dilaksanakan diInstalasi Budidaya Air Payau (IBAP) Lamongan dari tanggal 24 Juni hingga 23Agustus 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif denganpengumpulan data primer dan sekunder melalui observasi, wawancara, partisipasiaktif, dan studi Pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kualitasair yang baik Pada Petakan 3 dengan parameter DO (5,13-9,06 mg/l), pH (7,18-8,28), suhu (29,1-31,9°C), dan salinitas (25-35 ppt), kecerahan (20-35), denganwarna air hijau kecoklatan dan untuk Bak indoor DO (5,04-6,18 mg/l), pH (7,13-8,03), suhu (26-28,8), salinitas (8-15) mendukung pertumbuhan optimal ikan nilasalin. Manajemen pakan menggunakan pakan apung buatan dengan kandunganprotein 21% untuk petakan 3 dan 13-15% untuk bak indoor juga berkontribusiterhadap pertumbuhan yang baik. Pertumbuhan berat rata-rata ikan nila salin dipetakan 3 meningkat dari 52 gram menjadi 88 gram, dan panjang ikan dari 12,85cm menjadi 15,89 cm sedangkan untuk bak indoor berat rata-rata meningkat dari192 gr menjadi 243 gr dan panjang 21,6 cm menjadi 22 cm. Tingkat kelangsunganhidup (SR) ikan nila salin Petakan 3 mencapai 75% dan bak indoor 66%,menunjukkan bahwa ikan tumbuh dengan optimal yang ditunjang denganmanajemen yang efektif dalam manajemen kualitas air, manajemen pakan sertapengendalian hama dan penyakit.
| Item Type: | Thesis (Other) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ikan nila salin, kualitas air, manajemen pakan, monitoring pertumbuhan. | ||||||||
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling | ||||||||
| Divisions: | 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur | ||||||||
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Depositing User: | Fahimatun Nafisa Nafisa | ||||||||
| Date Deposited: | 25 Jun 2025 07:57 | ||||||||
| Last Modified: | 12 Jan 2026 02:57 | ||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/137424 | ||||||||
| Sosial Share: | |||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


