Teknik Pembesaran Ikan Bandeng (Chanos chanos) Dengan Sistem Semi Intensif Pada Kolam Beton Di Balai Perikanan Budidaya Air Payau, Situbondo, Jawa Timur.

ADINING TYAS AL - MUSAWA, - (2023) Teknik Pembesaran Ikan Bandeng (Chanos chanos) Dengan Sistem Semi Intensif Pada Kolam Beton Di Balai Perikanan Budidaya Air Payau, Situbondo, Jawa Timur. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (PKL)
142011535020_qoVqUZUjHaUpgchjjbTE_aNzhnaqfd.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://library@lib.unair.ac.id

Abstract

"Ikan bandeng (Chanos chanos) merupakan ikan asli Indonesia termasuk salah satu penggerak ekonomi. Produksi ikan mengalami peningkatan baik untuk konsumsi lokal, ikan umpan bagi industri perikanan tunan maupun untuk pasar ekspor. Hal tersebut sesuai dengan keunggulan ikan bandeng yang dapat dibudidayakan di air payau, air laut dan air tawar, dapat tumbuh dengan baik, toleran terhadap perubahan mutu lingkungan dan tahan terhadap serangan penyakit. Namun peluang tersebut belum dapat terpenuhi karena terbatasnya produksi, masih dikelola dengan teknologi yang sederhana dan diikuti tingginya konsumsi lokal. Tujuan dari kegiatan praktek kerja lapang kali ini yaitu mengetahui teknik pembesaran, faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas pembesaran ikan bandeng dan permasalahan yang dialami dalam kegiatan pembesaran ikan bandeng. Praktek Kerja Lapang dilaksanakan selama 60 hari dimulai dari tanggal 19 Juni - 18 Agustus 2023 dan bertempat di Balai Perikanan Budidaya Air Payau Situbondo, Jawa Timur. Metode yang digunakan metode deskriptif dalam pengumpulan data primer dan sekunder. Data primer didapat dengan observasi, partisipasi aktif dan wawancara. Sedangkan data sekunder didapat dengan studi pustaka. Teknik pembesaran ikan bandeng (Chanos chanos) di Balai Perikanan Budidaya Air Payau Situbondo, Jawa Timur meliputi persiapan kolam yang dilakukan dengan pembersihan kolam, pengeringan dan pengisian air. Selanjutnya penebaran benih ikan bandeng dilakukan dengan seleksi benih kemudian sebelum ditebar dilakukan aklimatisasi terlebih dahulu. Benih ikan bandeng yang ditebar berukuran 2 cm. Selanjutnya manajemen pakan dilakukan dengan pemberian pakan pelet dengan metode ad satiation. Selanjutnya manajemen kualitas air selama kegiatan praktek kerja lapang, pH berkisar 8,08-8,47, salinitas berkisar 31-33 ‰, suhu berkisar 23-26oC, nitrit berkisar <0,001 mg/L, ammonia berkisar <0,001 mg/L, dan kecerahan berkisar 60 cm. Selanjutnya, manajemen kesehatan ikan bandeng tidak terkena wabah penyakit. Selanjutnya diketahui pada kegiatan pembesaran ikan bandeng memiliki nilai pertumbuhan bobot mutlak sebesar 6 gr , pertumbuhan panjang mutlak sebesar 1 cm, SR 100% dan SGR sebesar 1,26% per hari. Ikan bandeng siap dipanen umur 4-10 bulan dan memiliki size 1-3 kg. Hambatan yang ditemukan yaitu pemberian pakan komersil atau pakan buatan tidak terpenuhi sehingga tidak bisa menghitung feeding rate (FR). Hal ini mengakibatkan kesulitan dalam menghitung pengeluaran biaya produksi. Upaya feeding rate (FR) supaya dijalankan atau digunakan sehingga sapat mempercepat proses produksi hingga panen. "

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Ikan Bandeng, Pembesaran, Semi Intensif
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries > SH334.5-334.7 Fishery technology
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur
Creators:
CreatorsNIM
ADINING TYAS AL - MUSAWA, -NIM:142011535020
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorHapsari Kenconojati, -NIDN:0020018902
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 26 Jun 2025 03:55
Last Modified: 12 Jan 2026 02:45
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/137480
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item