NARENDRA SAKTI WISESA, - and KRISNA SEPTIAWAN PUTRA, - and IVAN ADRIANSYAH, - (2024) TEKNIK BUDIDAYA IKAN NILA KEKAR (Oreochromis niloticus) DI HATCHERY NILA KEKAR, GONDANG WETANG, PASURUAN, JAWA TIMUR. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (PKL)
142111133065_gv4TU0tCTpXzd19xlSpkR0zGokoDfG.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
"Tingginya kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi ikan sebagai sumber protein harian menyebabkan kebutuhan ikan semangkin meningkat. Ikan adalah salah satu sumber protein hewani yang kaya akan asam amino lengkap, termasuk asam amino esensial, serta mineral seperti seng (Zn) dan zat besi (Fe). Tingginya kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi ikan sebagai sumber protein harian telah menyebabkan kebutuhan ikan semakin meningkat. Selain banyak disukai oleh masyarakat Indonesia sebagai ikan konsumsi, ikan nila juga banyak disukai pembudidaya karena pertumbuhannya yang cepat, mudah dibudidayakan dan memiliki daya adaptasi yang tinggi. Salah satu varietas unggulan Hatchery Nila Kekar adalah ikan nila kekar. Pelaksanaan Praktek Kerja Lapang (PKL) dilakukan selama 2 bulan, dimulai pada tanggal 24 Juni 2024 hingga 24 September 2024. Metode kerja yang digunakan dalam Praktik Kerja Lapang ini adalah deskriptif dengan pengambilan data primer dan data sekunder. Data primer diambil dan diperoleh dari pengambilan data secara langsung melalui wawancara, partisipasi aktif, dan observasi. Data sekunder diambil dan diperoleh dari literatur. Manajemen pemeliharaan induk terbagi menjadi lima, yaitu persiapan kolam, seleksi induk, penandaaan induk(tagging), pemeliharaan induk, dan pemijahan. Tujuan seleksi induk ikan nila adalah untuk meningkatkan kualitas genetik, sehingga menghasilkan keturunan dengan sifat-sifat yang diinginkan, seperti pertumbuhan yang cepat, ukuran tubuh yang ideal, dan ketahanan terhadap penyakit. Seleksi induk ikan nila yang tepat dapat meningkatkan hasil produksi, menghasilkan jumlah dan kualitas panen yang lebih baik, serta mendukung keuntungan ekonomi yang lebih tinggi. Penandaan induk ikan nila kekar (Oreochromis niloticus) merupakan langkah penting dalam manajemen budidaya untuk meningkatkan efisiensi seleksi genetik dan pembenihan. Penggunaan penandaan pada induk ikan nila peternak dapat dengan mudah mengidentifikasi induk-induk yang telah terbukti unggul dalam hal pertumbuhan, reproduksi, dan ketahanan terhadap penyakit. Proses pemijahan induk ikan nila kekar (Oreochromis niloticus) dilakukan secara alami dan massal pada satu kolam. Manajemen pakan terbagi menjadi tiga yaitu manajemen pakan larva, manajemen pakan pembesaran, dan manajemen pakan induk, pada manajemen pakan larva ikan terbagi menjadi dua manajemen pakan larva untuk produksi dan manajemen pakan larva untuk indukan. Manajemen Pakan Larva untuk Produksi Menggunakan pakan terapung dari CP PRIMA tipe Hi Pro Vite 783-2 dengan kandungan nutrisi protein kasar 26%, Lemak kasar 5%, serat kasar max 6%, abu max 10, dan kadar air max 12%. Sebelum diberikan ke larva pakan dicampur dengan air lalu dilumatkan sampai berbentuk pasta, pakan yang telah berbentuk pasta ditebar di setiap sudut dan tengah kolam, frekuensi pemberian pakan sehari sekali pada pagi hari. Larva ikan dipelihara sampai tiba masa pengiriman, satu hari sebelum jadwal pengiriman ikan dipuasakan untuk mencegah larva ikan menghasilkan kotoran saat masa pengiriman Manajemen Pakan Larva untuk Indukan Menggunakan pakan tenggelam dari CP PRIMA tipe Hi Pro Vite Bintang 888-3 dengan kandungan nutrisi protein kasar 28%, Lemak kasar 6%, serat kasar max 6%, abu 10 - 13%, dan kadar air max 12%. Manajemen Pakan Pembesaran Menggunakan pakan tenggelam dari CP PRIMA tipe Hi Pro Vite Bintang 888-3 dengan kandungan nutrisi protein kasar 28%, Lemak kasar 6%, serat kasar max 6%, Max 13%, dan kadar air max 12%. Manajemen Pakan Induk Menggunakan pakan tenggelam dari CP PRIMA tipe Hi Pro Vite Bintang 888-3 dengan kandungan nutrisi protein kasar 28%, Lemak kasar 6%, serat kasar max 6%, abu max 13%, dan kadar air max 12%. Manajemen Pemeliharaan Larva terbagi menajdi lima, yaitu penetasan telur, pemanenan larva, persiapan kolam, proses pemeliharaan larva, dan proses grading beninh. Pada penetesan telurnya dierami oleh ikan nila selama 7 - 9 hari tergantung dari kondisi induk dan kualitas air kolam. Pemilihan waktu pagi hari bertujuan untuk mengurangi tingkat stres pada indukan dan larva yang akan dipanen. Apabila dalam serok tersebut terdapat banyak larva ikan nila yang tersangkut maka kolam tersebut sudah diakatakan layak unruk dipanen. Biasanya persiapan kolam yang dilakukan meliputi pembersihan kolam dengan menggunakan sikat, pengeringan, pengecekan kolam untuk mengantisipasi adanya kebocoran, Pengisian air, dan pemberian pupuk. Proses pemeliharaan larva yang dilakukan meliputi perendaman larva dengan hormon, penebaran larva, serta pemberian pakan dan probiotik. Ketiga hal tersebut merupakan SOP yang perlu dilakukan pada saat pemeliharaan larva di hatchery nila kekar pasuruan Perendaman larva dilakukan sebelum penebaran larva ke kolam pembesaran. Setalah itu Larva dimasukkan kedalam plastik packing dengan perendaman selama 3 jam Penebaran larva nila biasa dilakukan pada siang hari setelah proses perendaman hormon. Hal ini bertujuan untuk mengetahui perubahan parameter air yang menunjang kehidupan larva selama masa pemeliharaan. Berikut merupakan hasil data yang dilakukan setelah pengecekan kualitas air : Kendala dalam yang sering ditemui pada saat pemeliharaan larva biasanya berupa infeksi bakteri, infeksi jamur, parasit, predator, cuaca."
| Item Type: | Thesis (Other) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ikan nila- Komoditas perikanan- Budidaya- Indonesia- Strain Ikan nila- Kuat- Keunggulan- Pertumbuhan- Bentuk tubuh- Pemeliharaan- Penyediaan pakan- Persiapan kolam- Penyediaan pupuk- Probiotik- Manajemen pembibitan- Pembenihan | ||||||||
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture > SH151-179 Fish culture | ||||||||
| Divisions: | 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur | ||||||||
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Depositing User: | Fahimatun Nafisa Nafisa | ||||||||
| Date Deposited: | 26 Jun 2025 04:12 | ||||||||
| Last Modified: | 12 Jan 2026 03:24 | ||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/137489 | ||||||||
| Sosial Share: | |||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


