Penerapan Critical Control Point pada Proses Produksi Udang di PT. Bumi Menara Internusa, Dampit, Malang, Jawa Timur

KYLA ALMERIA EVANI, - and IMELDA MUTIARA FEBRIANTY, - and ADELIA RIZKI SUWONDO, - (2024) Penerapan Critical Control Point pada Proses Produksi Udang di PT. Bumi Menara Internusa, Dampit, Malang, Jawa Timur. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (PKL)
142111233120_y-_a1TTkvDvBOdShNCX1Q18DXcs7b5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/wplib/

Abstract

"Penerapan Critical Control Point (CCP) dalam proses produksi udang beku di PT. Bumi Menara Internusa (BMI), salah satu perusahaan pengolahan seafood terbesar di Indonesia, menjadi sangat penting seiring dengan meningkatnya permintaan udang secara global, mengingat nilai ekonominya yang tinggi dan kandungan gizinya yang sangat bermanfaat. Laporan ini bertujuan untuk menganalisis proses produksi udang vannamei (Litopeneus vannamei) di PT. BMI, dengan fokus pada produk Peeled and Deveined (PND) IQF, Butterfly Tail On (BTO) Breaded IQF, dan Peeled and Deveined Tail On (PDTO) Pre-fried IQF. Analisis dilakukan pada setiap tahapan proses produksi untuk menentukan Critical Control Point (CCP) serta mengidentifikasi potensi bahaya yang dapat mempengaruhi kualitas dan keamanan produk. Praktik Kerja Lapang dilaksanakan di PT. Bumi Menara Internusa, Dampit, Malang, Jawa Timur, pada 24 Juni 2023 – 23 Agustus 2024. Kegiatan praktik kerja lapang ini menggunakan metode deskriptif dengan mengamati dan mengikuti seluruh proses produksi, mulai dari penerimaan bahan baku, proses produksi udang vannamei (Litopeneus vannamei) dalam Peeled and Deveined (PND) IQF, Butterfly Tail On (BTO) Breaded IQF, dan Peeled and Deveined Tail On (PDTO) Pre-fried IQF, hingga pengawasan mutu pada produk udang beku yang dihasilkan di PT. Bumi Menara Internusa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalampraktik kerja lapang ini mencakup pengumpulan data primer melalui observasi langsung dan wawancara, serta data sekunder dari berbagai literatur terkait. Berdasarkan hasil pengamatan di PT. Bumi Menara Internusa, setiap tahapan produksi, mulai dari penerimaan bahan baku hingga pengemasan, diawasi secara ketat untuk menjaga kualitas produk dan memastikan keamanan pangan melalui penerapan Critical Control Point (CCP). Pada produk PND IQF, bahaya yang teridentifikasi meliputi kontaminasi bakteri patogen seperti Salmonella dan Staphylococcus aureus. Penanganan yang kurang higienis atau kondisi suhu yang tidak terkendali dapat menyebabkan pertumbuhan mikroba yang membahayakan. Produk BTO Breaded IQF menghadapi bahaya biologis serupa, serta risiko fisik seperti serpihan plastik atau benda asing lainnya selama pemrosesan. Bahaya kimia seperti residu antibiotik dan sulfit juga diidentifikasi, dan pengawasan dilakukan untuk memastikan produk bebas dari kontaminasi. Setiap CCP diidentifikasi dengan jelas untuk mengendalikan risiko-risiko tersebut. Misalnya, penggunaan metal detector dilakukan untuk mendeteksi kontaminasi logam pada tahap akhir produksi, sedangkan batas kritis pada pengemasan memastikan pelabelan alergen yang akurat. Pengawasan suhu selama proses pembekuan juga diterapkan untuk menjaga kualitas dan mencegah kerusakan produk. Hasil dari penerapan CCP ini menjamin bahwa produk udang yang dihasilkan tidak hanya memenuhi standar keamanan pangan tetapi juga memenuhi harapan pasar domestik dan internasional."

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Cirital Control Point, Individual Quick Freeze
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH328-329 Fishery management. Fishery policy
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Teknologi Hasil Perikanan
Creators:
CreatorsNIM
KYLA ALMERIA EVANI, -NIM142111233120
IMELDA MUTIARA FEBRIANTY, -NIM142111233110
ADELIA RIZKI SUWONDO, -NIM142111233099
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorMoch. Amin Alamsjah, -NIDN0016017002
Depositing User: Fahimatun Nafisa Nafisa
Date Deposited: 26 Jun 2025 04:23
Last Modified: 12 Jan 2026 03:26
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/137495
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item