ELYSA DWI SILVANA, - (2024) "TEKNIK PEMERIKSAAN KHV (Koi herpes virus) PADA IKAN KOI (Cyprinus rubrofuscus) DENGAN PCR (Polymerase chain reaction) DI LABORATORIUM STASIUN KARANTINA IKAN PENGENDALIAN MUTU DAN HASIL PERIKANAN (SKIPM) BANDUNG, JAWA BARAT". Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (PKL)
_mEwd3UQSQN2LvnByN_bF-5NXp5aBre.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
"Ikan Koi (Cyprinus rubrofuscus) merupakan salah satu komoditas ikan hias tawar yang diminati oleh Masyarakat Indonesia. Hal ini mengakibatkan tingginya permintaan ikan koi di Indonesia. Kegiatan budidaya tidak terlepas dari adanya penyakit, salah satu penyakit yang menyerang ikan koi adalah virus KHV. Virus ini menyerang insang dan ginjal ikan koi, gejala yang ditimbulkan yaitu insang menjadi rusak atau insang nampak seperti busuk. Penyakit ini masih menjadi permasalahan serius di Indonesia karena masih belum terdapat obat yang dapat menyembuhkan penyakit ini. Oleh karena itu diperlukan pemeriksaan KHV pada ikan koi untuk mencegah persebaran penyakit dan kematian pada ikan koi atau ikan tawar lainnya. Praktek Kerja Lapang (PKL) ini dilaksanakan di Laboratorium Stasiun Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu, Bandung Jawa barat, pada tanggal 24 Juni – 22 Agustus 2024. Tujuan dari praktek kerja lapang ini untuk mengetahui prosedur pemeriksaan KHV dan kendala selama proses pemeriksaan di Lab SKIPM Bandung Jawa barat. Metode kerja yang digunakan dalam Praktek Kerja Lapang ini yaitu metode deskriptif dengan pengambilan data meliputi data primer dan data sekunder. Pengambilan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, partisipasi aktif dan studi pustaka. Pemeriksaan KHV di Laboratorium SKIPM Bandung Jawa Barat menggunakan metode PCR yang terdiri dari tahap Nekropsi, Ekstraksi DNA, Amplifikasi DNA, Elektroforesis dan Visualisasi hasil. Berdasarkan hasil pemeriksaan selama 2 bulan terdapat 17 sampel dan tidak ditemukan sampel positif KHV. Kendala yang dialami pada saat pemeriksaan yaitu band DNA tidak terbaca sehingga perlu dilakukan troubleshooting pelaksanaan uji PCR seperti penggantian working solution primer, penggantian working master mix, penggantian NWF, dan vortex lebih lama saat proses pemeriksaan amplifikasi sampel. "
| Item Type: | Thesis (Other) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ikan koi, KHV , Virus | ||||||
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries | ||||||
| Divisions: | 17. Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam > Akuakultur | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Fahimatun Nafisa Nafisa | ||||||
| Date Deposited: | 01 Jul 2025 04:35 | ||||||
| Last Modified: | 12 Jan 2026 03:44 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/137600 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


