Teknik Pembenihan Ikan Nila Merah (Oreochromis niloticus) di Loka Perbenihan dan Budidaya Ikan Muntilan, Magelang, Jawa Tengah

MAYVITA NUR FAIZAH, - and ASHILLA MARWA, - and ADELIA RISMA PUTRI MASKUN, - (2024) Teknik Pembenihan Ikan Nila Merah (Oreochromis niloticus) di Loka Perbenihan dan Budidaya Ikan Muntilan, Magelang, Jawa Tengah. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (PKL)
142111133092_HXB1WsHU2YnyyLoiaKgR2mAB7r-3w7.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/wplib/

Abstract

"Produk unggulan yang dibudidayakan di Loka Perbenihan dan Budidaya Ikan Muntilan adalah ikan nila merah (Oreochromis niloticus). Ikan nila merah merupakan spesies ikan yang memiliki toleransi tinggi terhadap perubahan lingkungan dan dapat hidup dalam kondisi lingkungan dengan kualitas air rendah jika dibandingkan dengan spesies produktif lainnya. Selain memperhatikan kualitas air dan manajemen pakan yang baik, salah satu kegiatan yang harus diperhatikan yaitu proses pembenihan. Pembenihan merupakan suatu kegiatan untuk menghasilkan benih yang sangat menentukan keberhasilan pada tahapan kegiatan budidaya selanjutnya. Teknik pembenihan bertujuan untuk memperoleh benih yang memiliki kualitas unggul. Teknik pemijahan pada pembenihan ikan nila merah (Oreochromis niloticus) di Loka Perbenihan dan Budidaya Ikan Muntilan, Magelang, Jawa Tengah meliputi persiapan kolam (pengeringan, pembalikan tanah, pengapuran, pemupukan, dan pengairan), seleksi induk, penebaran dan pemeliharaan induk (manajemen pakan dan manajemen kualitas air), pemijahan induk ikan nila merah, sapih benih, serta pemeliharaan larva pada kolam pendederan. Hasil menunjukkan bahwa total larva dalam 1 siklus pemijahan adalah sebanyak 60.435 ekor. Jumlah larva terbanyak terdapat pada tanggal 23 Juli 2024, yakni berjumlah 6.282 ekor. Sedangkan jumlah larva paling sedikit terdapat pada tanggal 14 Juli 2024, yakni berjumlah 638 ekor. Pengukuran kualitas air dilakukan pada kolam pemijahan induk ikan nila merah (B–1.2) dan kolam pendederan larva ikan nila merah (C0 dan B4). Beberapa parameter yang mempengaruhi baik atau tidaknya air yang akan digunakan untuk budidaya ikan nila merah (Oreochromis niloticus) adalah suhu, pH, Dissolved Oxygen (DO), tingkat kecerahan, nitrat, nitrit, dan amonia. Hasil menunjukkan apabila kualitas air pada kolam pemijahan dan pendederan yaitu suhu, pH, DO, tingkat kecerahan, nitrat, nitrit, dan amonia tergolong ideal bagi pertumbuhan ikan nila merah. Manajemen pemberian pakan pada ikan nila merah (Oreochromis niloticus) menggunakan metode Feeding Rate (FR). Induk ikan nila merah diberi pakan dengan penggunaan FR 1% dari biomassa, sedangkan larva ikan nila merah diberi pakan dengan penggunaan FR 5–10% dari biomassa. Pada kolam pendederan C0 Feed Conversion Ratio (FCR) adalah 1,25 dan pada kolam pendederan B4 Feed Conversion Ratio (FCR) adalah 1,44. Monitoring pertumbuhan pada larva di kolam pendederan C0 mendapatkan hasil persentase Specific Growth Rate (SGR) 6,78%, pertumbuhan bobot mutlak 1,08±0,009 gram, dan pertumbuhan panjang mutlak 2,725±0,1323 cm. Sedangkan pada kolam pendederan B4, mendapatkan hasil persentase Specific Growth Rate (SGR) 6,42%, pertumbuhan bobot mutlak 1,16±0,009 gram, dan pertumbuhan panjang mutlak adalah 2,85±0,1 cm."

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Ikan Nila Merah, Teknik Pemijahan, Manajemen Pakan, Manajemen Kualitas Air
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur
Creators:
CreatorsNIM
MAYVITA NUR FAIZAH, -NIM142111133067
ASHILLA MARWA, -NIM142111133092
ADELIA RISMA PUTRI MASKUN, -NIM142111133071
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorNINA NURMALIA DEWI, -NIDN0023099201
Depositing User: prasetyo adi nugroho
Date Deposited: 02 Jul 2025 03:47
Last Modified: 12 Jan 2026 03:29
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/137636
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item