Manajemen Pembenihan Ikan Koi (Cyprinus carpio) Di Unit Kerja Budidaya Air Tawar (UK-BAT) Sendangsari, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta

YOGI BAYU NURBIANTORO, - and SYAFRIE SHAHRUL HERIJANTO, - and ILHAM HERALIZADI KHOLIK, - (2024) Manajemen Pembenihan Ikan Koi (Cyprinus carpio) Di Unit Kerja Budidaya Air Tawar (UK-BAT) Sendangsari, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (PKL)
142111133070_326jh7cchJfGY0X-mr90QBwEty3Fyw.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/wplib/

Abstract

Ikan Koi merupakan salah satu komoditas ikan hias air tawar yang menjadi primadona di pasar internasional dan bernilai jual tinggi adalah Ikan Koi (Cyprinus carpio). Dalam budidaya ikan koi, manajemen pemeliharaan induk koi yang efektif sangat penting dilakukan untuk menjaga kualitas dan produktivitas induk koi yang akan mempengaruhi keberhasilan budidaya secara keseluruhan. Induk koi yang berkualitas akan menghasilkan keturunan atau benih ikan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pemeliharaan Induk Ikan Koi, Pemijahan Ikan Koi, dan Pemeliharaan larva Ikan Koi di Unit Kerja Budidaya Air Tawar (UK-BAT) Sendangsari. Metode penelitian ini meliputi observasi langsung, wawancara dengan tenaga ahli, serta analisis data sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pemeliharaan induk di UK-BAT Sendangsari sudah cukup optimal dan memenuhi standar yang berlaku. Kualitas air berdasarkan SNI (2017) dikategorikan layak dengan rata-rata suhu pada kisaran 27,4°C, pH 8,8 dan DO 7,3 mg/L. Pemijahan pada ikan koi dapat dilakukan dengan menggunakan tiga metode, alami, semi-buatan, dan buatan. Pemijahan alami dilakukan tanpa penambahan zat eksternal atau perawatan pada induk, dengan memilih induk ikan yang merupakan gonad matre dengan rasio jantan-ke-betina 1:1. Induk jantan dan betina ditempatkan di kolam gadai khusus yang dilengkapi dengan subtrat pemijahan (kakaban terbuat dari serat kelapa yang terikat dengan bambu), Metode kerja yang digunakan dalam Praktik Kerja Lapangan ini adalah metode deskriptif,Metode kerja yang digunakan dalam Praktik Kerja Lapangan ini adalah metode deskriptif. Metode deskriptif adalah pendekatan penelitian yang ditujukan untuk menggambarkan fakta atau peristiwa secara sistematis dan akurat berdasarkan karakteristik populasi di area tertentu. Produktivitas ikan koi di lokasi termasuk produksi telur sekitar 20.000 telur, tingkat pembuahan (FR) sebesar 76%, dan tingkat penetasan (HR) sebesar 79%. Hasil dari pertumbuhan larva ikan koi sangat dipengaruhi oleh persiapan dan ketersediaan alat yang ada. Ini dapat dilihat dari nilai konversi pakan ikan yang dihasilkan sebesar 3,7%. Tingkat Pertumbuhan Spesifik yang diperoleh adalah 1,3%. Dan tingkat kelangsungan hidup yang diperoleh adalah 64% selama 28 hari. Nilai parameter yang diperoleh juga bagus sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Manajemen Pembenihan Ikan Koi, Pemeliharaan Induk, Pemijahan Alami, Pemeliharaan Larva, Standar Kualitas Air
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur
Creators:
CreatorsNIM
YOGI BAYU NURBIANTORO, -NIM142111133070
SYAFRIE SHAHRUL HERIJANTO, -NIM142111133093
ILHAM HERALIZADI KHOLIK, -NIM142111133076
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorLaksmi Sulmartiwi, -NIDN0003027202
Depositing User: prasetyo adi nugroho
Date Deposited: 02 Jul 2025 06:50
Last Modified: 12 Jan 2026 03:23
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/137648
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item