MANAJEMEN PAKAN PADA KOLAM PEMBESARAN UDANG VANNAME (Litopenaeus vannamei) SUPER INTENSIF DI BALAI LAYANAN USAHA PRODUKSI PERIKANAN BUDIDAYA (BLUPPB) KARAWANG, JAWA BARAT

BERI TEGAR SETIAWAN, - (2022) MANAJEMEN PAKAN PADA KOLAM PEMBESARAN UDANG VANNAME (Litopenaeus vannamei) SUPER INTENSIF DI BALAI LAYANAN USAHA PRODUKSI PERIKANAN BUDIDAYA (BLUPPB) KARAWANG, JAWA BARAT. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (PKL)
141911535028_cXi472W4YRkuPhGHgPJ8g9xhARmhOW.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Udang vanname (Litopenaeus vannamei) merupakan komoditas budidaya potensial dengan keunggulan memiliki laju pertumbuhan yang cepat, tahan pada padat tebar tinggi, harga yang stabil, tahan terhadap penyakit, toleransi terhadap perubahan kondisi lingkungan dan berbagai kelebihan dibanding dengan udang putih lainnya. Pengembangan teknologi super intensif dilakukan untuk meningkatkan hasil produksi. Faktor pembiayaan terbesar yaitu pakan berkisar 60-70% dari keseluruhan biaya pada kegiatan budidaya. Pemberian pakan yang tidak efisien akan menambah biaya pengeluaran pada proses budidaya. Maka dari itu, manajemen pakan perlu dilakukan untuk menekan pengeluaran kegiatan budidaya. Tujuan pelaksanaan praktik kerja lapang pada Tambak Super Intensif Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya Karawang yaitu mempelajari manajemen pakan pada kolam pembesaran udang vanname skala super intensif mulai tanggal 11 Juli 2022 – 11 September 2022. Data diperoleh melalui metode deskriptif berupa data primer dan sekunder melalui teknik observasi, partisipasi aktif dalam kegiatan, wawancara, dan studi pustaka. Manajemen pakan yang dilakukan yaitu dengan penggunaan pakan jenis powder, mash, crumble dan pelet masing-masing mengandung protein 34 – 36 %, serta dilakukan penambahan feed additive untuk menunjang kesehatan dan pertumbuhan udang. Pakan diberikan enam kali pada pukul 07.00, 10.00, 13.00, 16.00, 19.00 dan 22.00 WIB. Metode pemberian pakan menggunakan pengamatan anco dan rumus FR (Feeding Rate). Peningkatan ABW dengan selisih mencapai ±1 gr/minggu dan adanya ADG menunjukkan adanya pertumbuhan yang signifikan pada kegiatan budidaya udang vanname. Hasil FCR yang ditunjukkan pada akhir proses budidaya bervariasi mulai dari 1,423 hingga 1,332 sehinga masih tergolong baik hingga normal.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: LITOPENAEUS VANNAMEI
Subjects: Q Science > QL Zoology > QL614-639.8 Fishes
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur
Creators:
CreatorsNIM
BERI TEGAR SETIAWAN, -NIM141911535028
Depositing User: Dewi Puspita
Date Deposited: 07 Jul 2025 07:20
Last Modified: 12 Jan 2026 04:19
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/137742
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item