Manajemen Kualitas Air pada Pembesaran Udang Vaname (Litopenaeus Vannamei) dengan Sistem Intensif di PT Varia Indowin Perkasa Desa Alasrejo, Kecamatan

Dhea Puspita Hakim (2024) Manajemen Kualitas Air pada Pembesaran Udang Vaname (Litopenaeus Vannamei) dengan Sistem Intensif di PT Varia Indowin Perkasa Desa Alasrejo, Kecamatan. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (PKL)
142111535003_S_Pso2dQQ9rbVIitBU25jX0sNGErtW.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Udang Vanammei adalah salah satu jenis udang yang sangat menguntungkan dan dapat dibudidaya sebagai alternatif dikarenakan peluang pasar untuk budidaya udang masih sangat luas karena nilai ekonomi yang tinggi dan harga yang relatif stabil. Tujuan dari Praktek Kerja Lapang (PKL) ini adalah untuk mempelajari dan memahami metode untuk manajemen kualitas air pada tambak udang vaname (Litopenaeus vannamei). Praktek Kerja Lapang ini dilaksanakan di PT Varia Indowin Perkasa (VIP) yang beralamatkan di Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur pada tanggal 24 Juni 2024 hingga 24 Agustus 2024. Metode kerja yang digunakan dalam Praktek Kerja Lapang ini adalah metode deskriptif dengan pengambilan data melalui data primer. Pengambilan data dilakukan dengan cara partisipasi aktif, observasi, wawancara dan studi pustaka. Jenis usaha pembenihan udang ini milik PT Varia Indowin Perkasa (VIP) yang didirikan oleh PT. Wings Surya Surabaya yang saat ini dikelola oleh Alex Ivan Tanoyo selaku direktur PT VIP. Hasil dari PKL ini adalah monitoring ketinggian air dengan hasil berbeda tiap petak dari 100-130 cm, dan kecerahan air dengan rata-rata 56 cm, suhu rata-rata 26?. Hasil pH yang didapat dengan rata-rata 8.4, salinitas berkisar antara 16-24 ppt, nitrit cenderung berfluktuasi nilai tertinggi mencapai 0.07 ppm, amonia 0-0.06. Sedangkan alkalinitas masih stabil berada pada 80-120 ppm. Permasalahan dalam budidaya adalah kandungan nitrit dan Amonia yang melebihi batas wajar dari 0.3 ppm, sehingga parameter air tidak stabil di pertengahan budidaya dan adanya pathogen di perairan tambak, diantaranya early mortality syndrome dan terdapat kasus udang tidak mau makan sehingga menghambat pertumbuhan. Selanjutnya, terdapat hambatan yang terjadi selama proses monitoring adalah ketidaksesuaian keaseptisan dalam pengecekan kualitas air, seperti tidak menggunakan alat pelindung diri sehingga seringkali menyebabkan kecelakaan kerja.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Udang Vaname, Kualitas Air, Sistem Intensif
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH328-329 Fishery management. Fishery policy
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur
Creators:
CreatorsNIM
Dhea Puspita Hakim1421111535003
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorPrayogo, S.Pi., M.P.197505222003122002
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 16 Jul 2025 02:00
Last Modified: 12 Jan 2026 07:07
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/137837
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item