MUHAMMAD THORIQ ARAFAT, - (2022) PENERAPAN SANITASI DAN PERSONAL HIGIENE PADA PROSES PENGOLAHAN TEPUNG IKAN UNTUK PAKAN TERNAK DI PT FKS MULTI AGRO TBK, BANYUWANGI, JAWA TIMUR. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (PKL)
141911233092_gDaNOo4HIKzyz4RbNVEf5QsSrBDWJP.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Upaya pemanfaatan sumber daya ikan adalah dengan mengolah hasil perikanan menjadi suatu produk diversifikasi seperti halnya tepung ikan. Tepung ikan berbentuk padat kering yang didapatkan dengan mengurangi sebagian besar cairan dan lemak yang terkandung pada tubuh ikan. Jenis ikan yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan tepung ikan adalah ikan yang didapat dari hasil tangkap sampingan dan memiliki karakteristik cenderung tidak berlemak atau lean fish. Pengolahan tepung ikan sebagai salah satu upaya pengolahan hasil perikanan menjadi bahan baku pembuatan pakan ternak. Selama proses produksi olahan produk perikanan non konsumsi manusia tentunya memiliki perbedaan Standard Operating Procedure (SOP) dalam segi sanitasi dan higiene. Meskipun dalam kegiatan produksi telah meminimalkan tenaga kerja manusia, penerapan personal hygiene karyawan akan tetap menjadi perhatian perusahaan demi menjaga keamanan produk dan sebagai bentuk perlindungan perusahaan terhadap kesehatan dan keselamatan karyawan selama bekerja. Tujuan pelaksanaan kegiatan praktik kerja lapang (PKL) ini adalah: 1.) Mengetahui teknik pengolahan tepung ikan, 2.) Mengetahui penerapan Sanitation Standard Operating Procedure (SSOP) pada kegiatan produksi tepung ikan, 3.) Mengetahui penerapan personal hygiene karyawan di pabrik pengolahan tepung ikan. Praktik kerja lapang ini dilaksanakan pada 17 Januari sampai 17 Februari 2022. Metode kerja yang digunakan adalah metode deskriptif dengan mengumpulkan data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawacara, kuisioner, dan studi literatur. Proses produksi tepung ikan di PT FKS Multi Agro Tbk menggunakan ikan lemuru proses dimulai penerimaan dari bahan baku pada proses ini dilakukan penimbangan dan penyortiran yang kemudian diteruskan ke proses pemasakan. Pemasakan menggunakan uap yang berasal dari boiler solar dan batu bara. Setelah itu, kadar air pada ikan harus dikurangi sekecil mungkin menggunakan metode pengepresan dan pengeringan. Tepung ikan kemudian didinginkan pada suhu ruang. Penggilingan dilakukan untuk menghaluskan tepung ikan dan menyaring gumpalan gumpalan. Kemudian dilakukan pengemasan dan penimbangan pada karung goni 50kg. Tepung ikan yang sudah jadi disimpan diruang tertutup diatas blok kayu untuk menghindari kutu dan jamur. Semua Alat yang digunakan pada proses produksi tepung ikan menggunakan sistem pengoperasian mesin secara otomatis. Penerapan Sanitation Standard Operating Procedure (SSOP) di PT FKS Multi Agro Tbk terdiri dari keamanan air yang baik dan bersih; kebersihan permukaan yang berkontak langsung dengan bahan baku dilakukan secara rutin satu bulan sekali; pencegahan kontaminasi silang telah diterapkan dengan mematuhi aturan dan menggunakan atribut; kondisi fasilitas cuci tangan, sanitasi, dan toilet cukup memadai dan terdapat diruang gedung utama, pintu masuk, dan ruang produksi; proteksi dari bahan-bahan kontaminasi kimia dilakukan dengan menyimpan bahan kimia pada gudang penyimpanan bahan kimia; pelabelan, penyimpanan, dan penggunaan bahan toksin dilakukan dengan baik dan kemasan karung sak yang dapat melindungi produk; kesehatan karyawan sangat diperhatikan dan dijaga; dan pengendalian hama dilakukan dengan penggunaan tirai besi, tirai benang dan insektisida. Penerapan personal higiene karyawan selama proses produksi seperti kesesuaian perilaku karyawan dalam menyikapi kehigienisan diri, kelengkapan atribut kerja, serta kondisi kesehatan karyawan telah cukup sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pihak perusahaan. Setiap atribut yang digunakan oleh para karyawan memiliki fungsi masing-masing dan akan berguna dalam mencegah kontaminasi terhadap produk serta sebagai atribut pelindung bagi para karyawan. Sedangkan upaya perusahaan dalam mengkondisikan para karyawan untuk tetap terkontrol kesehatannya telah dilakukan dengan sangat baik. Fasilitas medical check up secara rutin diselenggarakan oleh PT. FKS Multi Agro Tbk sebanyak dua kali dalam satu tahun yang bekerja sama dengan rumah sakit serta fasilitas kesehatan di area sekitar Kecamatan Muncar Banyuwangi.
| Item Type: | Thesis (Other) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | FISH MEAL | ||||||
| Subjects: | Q Science > QL Zoology > QL614-639.8 Fishes | ||||||
| Divisions: | 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Teknologi Hasil Perikanan | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | ||||||
| Date Deposited: | 16 Jul 2025 04:23 | ||||||
| Last Modified: | 12 Jan 2026 04:36 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/137842 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


