Leony Ratnadewati Cahyaningtyas and Endang Retno Surjaningrum
(2025)
Hubungan Regulasi Emosi dengan Resiliensi Pada Pasien Hipertiroid.
Repository Universitas Airlangga.
pp. 1-9.
(Unpublished)
![[img]](https://repository.unair.ac.id/style/images/fileicons/text.png) |
Text (Artikel Ilmiah)
Hubungan Regulasi Emosi dengan Resiliensi Pada Pasien Hipertiroid_Leony Ratnadewati Cahyaningtyas.pdf
Download (280kB)
|
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dan resiliensi pada pasien hipertiroid yang tergabung dalam Komunitas Pita Tosca. Hipertiroid sebagai penyakit kronis tidak hanya menimbulkan gejala fisik tetapi juga mempengaruhi kondisi psikologis, sehingga kemampuan regulasi emosi dan resiliensi penting untuk dimiliki pasien. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Partisipan berjumlah 143 orang berusia 18-40 tahun yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu SEK-27 untuk mengukur regulasi emosi dan CD-RISC 25 untuk mengukur resiliensi. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson melalui Jamovi 2.6.26.0 for Mac. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara regulasi emosi dan resiliensi pada pasien hipertiroid (r = 0,684; p < 0,001), yang mengindikasikan semakin baik regulasi emosi maka semakin tinggi resiliensi pasien. Temuan ini dapat menjadi dasar pengembangan intervensi psikologis bagi pasien hipertiroid dalam menghadapi tantangan fisik dan emosional.
Available Versions of this Item
-
Hubungan Regulasi Emosi dengan Resiliensi Pada Pasien Hipertiroid. (deposited 21 Jul 2025 02:33)
[Currently Displayed]
Actions (login required)
 |
View Item |