Putri Asfarina Ifada (2024) Implementasi Smart Automatic Aquaculture System (SAAS) Berbasis Internet of Things (IoT) pada Kolam Bundar di Desa Segobang, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (PKL)
142111535041_rBYBITWt3HtJ_xStXsSBMTvm5gSiJ1.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Indonesia memiliki potensi perikanan yang sangat besar, mencakup perikanan laut, payau, dan tawar, yang menjadi salah satu sumber daya alam utama dalam mendukung perekonomian dan ketahanan pangan nasional. Potensi perikanan yang besar juga diiringi dengan banyaknya permasalahan. Salah satu cara untuk mengatasi masalah yang ada dalam industri perikanan adalah dengan menerapkan teknologi dan inovasi. Praktek Kerja Lapang dengan mengikuti program MSIB di Sustainable Startup Related Climate Change merupakan salah satu cara untuk memberi wawasan dan kebebasan mahasiswa untuk membuat dan mengimplementasi teknologi serta inovasi yang dapat membantu memajukan penerapan inovasi dan teknologi pada sektor perikanan. Kegiatan MSIB Gerakan Nasional 1000 Startup dilaksanakan pada 14 Agustus 2023 sampai 30 Desember 2023 secara daring melalui Zoom Meeting dan luring di Desa Segobang, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi.. Metode kerja yang digunakan yaitu Design Thinking. Metode Design Thinking terdiri dari 5 tahap, Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Melalui riset dan wawancara dengan masyarakat Desa Segobang, ditemukan bahwa permasalahan utama yang terjadi yaitu kurangnya pengetahuan tentang budidaya air tawar dan minimnya penerapan teknologi. Solusi yang dirumuskan adalah Smart Automatic Aquaculture system (SAAS) merupakan sistem terintegrasi Internet of Things (IoT) yang dilengkapi dengan pemberikan pakan terjadwal, perantian air terjadwal, sensing technology kontrol jarak jauh, hingga monitoring kualitas air. Produk ini diimplementasikan melalui instalasi hardware seperti kolam bundar dan alat pakan otomatis, serta instalasi software yang terhubung dengan smartphone. Sebanyak 14 paket produk SAAS berhasil diimplementasikan di Desa Segobang. Pelaksanaan praktek kerja lapang ini berhasil mengembangkan solusi inovatif berbasis IoT yang mendukung budidaya ikan air tawar lebih efisien. Implementasi SAAS telah diterima oleh masyarakat dan berpotensi meningkatkan produktivitas budidaya di masa depan.
| Item Type: | Thesis (Other) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Akuakultur, Kualitas Air, Internet of Things, Otomasi Budidaya, Pakan Otomatis | ||||||
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH328-329 Fishery management. Fishery policy | ||||||
| Divisions: | 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | ||||||
| Date Deposited: | 28 Jul 2025 00:47 | ||||||
| Last Modified: | 12 Jan 2026 07:42 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/137957 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


