TEKNIK PEMERIKSAAN VIRUS Infectious Myonecrosis Virus (IMNV) PADA UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) DENGAN METODE Polymerase Chain Reaction (PCR) DI BALAI PERIKANAN BUDIDAYA AIR PAYAU (BPBAP) SITUBONDO, JAWA TIMUR

NATASYA FARADHITA, - (2022) TEKNIK PEMERIKSAAN VIRUS Infectious Myonecrosis Virus (IMNV) PADA UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) DENGAN METODE Polymerase Chain Reaction (PCR) DI BALAI PERIKANAN BUDIDAYA AIR PAYAU (BPBAP) SITUBONDO, JAWA TIMUR. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (PKL)
141911535004_ODEl-8gtmKphB18JSJmRbFoiVMpjGG.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Udang vaname merupakan salah satu komoditas budidaya air payau yang menjadi unggulan yakni produktivitasnya tinggi karena kelangsungan hidupnya yang tinggi, mampu memanfaatkan seluruh kolom air dari dasar sampai permukaan. Namun, dalam budidaya udang vaname terdapat beberapa kendala yaitu serangan penyakit yang disebabkan oleh virus IMNV (Infectious Myonecrosis Virus). IMNV merupakan virus yang dapat menyerang udang vaname pada bagian otot dan hepatopankreas. IMNV atau yang lebih dikenal sebagi virus Myo, ditemukan di Brazil pada tahun 2003. Virus IMNV menginfeksi udang vaname di Indonesia tepatnya di Situbondo, Jawa Timur, pertama kalinya adalah pada tahun 2006. Virus IMNV ini dapat mengakibatkan kegagalan dalam padat tebar benih dan udang vaname dewasa gagal panen. Oleh karena itu perlu dilakukan pemeriksaan virus IMNV untuk mendeteksi adanya virus pada udang vaname menggunakan metode PCR. Praktek Kerja Lapang (PKL) ini dilakukan di Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Situbondo pada tanggal 11 Juli - 11 September 2022. Tujuan dari PKL ini adalah untuk mempelajari teknik pemeriksaan virus IMNV dan mengetahui kendala dalam proses melakukan pemeriksaan virus IMNV di BPBAP Situbondo. Metode kerja yang digunakan adalah metode pengamatan deskriptif dengan pengambilan data meliputi data primer dan data sekunder. Pemeriksaan virus IMNV dengan metode PCR konvensional terdiri dari tahap ekstraksi, amplifikasi, dan elektroforesis. Berdasarkan hasil pemeriksaan, terdapat 2 sampel udang vaname terdeteksi virus IMNV dari 188 sampel yang diperiksa selama 2 bulan. Sampel yang telah dilakukan pemeriksaan dapat diterbitkan melalui Lembar Hasil Uji (LHU) untuk diserahkan kepada pelanggan. Kendala yang dialami pada saat pemeriksaan virus IMNV yaitu hasil dokumentasi tidak dapat terbaca karena gel agarose terlalu tipis, sehingga perlu diperhatikan saat penuangan ketika proses pembuatan gel agarose.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: LITOPENAEUS VANNAMEI, INFECTIOUS MYONECROSIS VIRUS
Subjects: Q Science > QL Zoology > QL614-639.8 Fishes
Creators:
CreatorsNIM
NATASYA FARADHITA, -NIM1419111535004
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
UNSPECIFIEDSuciyono, -NIDN022078803
Depositing User: Dewi Puspita
Date Deposited: 05 Aug 2025 03:08
Last Modified: 12 Jan 2026 04:05
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/138004
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item