NAUFAL FALATEHAN, - (2022) TEKNIK PEMBENIHAN IKAN MAS (Cyprinus carpio) DI INSTALASI PERIKANAN BUDIDAYA (IPB) KEPANJEN, MALANG. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (PKL)
141911133078_9n9II3OYKG9lJ3FvBCH-sEcrrjecJ8.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Pembenihan merupakan kegiatan yang meliputi kegiatan penanganan induk, pembuahan dan pasca penetasan untuk menghasilkan benih. Faktor-faktor yang menyebabkan produksi benih menjadi tinggi yaitu banyak dipengaruhi oleh kualitas induk, pakan, dan lingkungan. Tujuan Praktik Kerja Lapang yaitu untuk mengetahui teknik pembenihan ikan mas secara buatan, mengetahui manajemen pakan ikan mas, mengetahui kualitas air ikan mas Pelaksanaan Praktik Kerja Lapang (PKL) dimulai pada tanggal 11 Juli 2022 sampai 31 Agustus 2022. Pengambilan data meliputi data premier dan data sekunder. Pengambilan data premier dilakukan dengan observasi, wawancara, dan partisipasi aktif. Sedangkan data sekunder diperoleh melalui media perantara seperti studi kepustakaan, data dokumentasi, dan laporan-laporan dari lembaga atau instansi balai. Kegiatan pembenihan ikan mas secara buatan dimulai dari pemeliharaan induk, pemberokan, seleksi induk, pemijahan buatan menggunakan hormon ovaspec dan teknik stripping, penetasan telur, pemberian pakan, pengukuran kualitas air. Ikan mas ini terdapat 2 jenis yaitu ikan mas punten dan ikan mas majalaya. jantan yang digunakan dalam pembenihan berumur 8 bulan dengan berat rata-rata 0,5 kg sedangkan betina berumur 1,5-2 tahun dengan berat 1,5-2kg. perhitungan fekunditas diperoleh 25.000 butir, Hatching rate diperoleh 66%, Survival rate diperoleh 95,5%, dan Feed Convertion Ratio diperoleh 1,01. Manajemen pemberian pakan menggunakan pakan alami dan pakan buatan. Pakan alami berupa kutu air dan cacing sutera sedangkan pakan buatan berupa pellet dengan jenis turbo dan fengli. Frekuensi pemberian pakan diberikan secara adlibitum atau sekitar 3-5% biomassa/hari. Manajemen Kualitas air dilakukan dengan mengukur suhu yang diperoleh 25-30̊C , kecerahan 25-50 cm, DO 5 mg/l, pH 6,5-8,5. Kesimpulan yang diperoleh yaitu teknik pembenihan ikan mas pada ipb kepanjen memiliki 2 kg induk menghasilkan 85.000 butir telur dan 0,65 kg – 1 kg induk menghasilkan 7.500-8.200 butir telur, fertilization rate buatan 79,5% dan alami 91,73%, hatching rate ada pada 55%-70% yang tergolong baik dan survival rate pemijahan buatan 46,67% dan pemijahan alami 30,44%. pada IPB kepanjen memiliki tempat penetasan atau hatchery sehingga pembenihan ikan mas pada ipb kepanjen terbilang baik serta didukung manajemen pemberian pakan yang baik dan kualitas air yang terjaga.
| Item Type: | Thesis (Other) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | CYPRINUS CARPIO | ||||||
| Subjects: | Q Science > QL Zoology > QL614-639.8 Fishes | ||||||
| Divisions: | 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | ||||||
| Date Deposited: | 11 Aug 2025 08:48 | ||||||
| Last Modified: | 12 Jan 2026 03:48 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/138021 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


