GAMBARAN POSTUR KERJA DAN BEBAN KERJA TERHADAP KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) (Studi Kasus pada Pekerja Fabrikasi Pembesian Proyek Pembangunan RSUD Kota X oleh PT Virama Karya (Persero))

NASTITI ZAKIA RAHMASARI, - (2022) GAMBARAN POSTUR KERJA DAN BEBAN KERJA TERHADAP KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) (Studi Kasus pada Pekerja Fabrikasi Pembesian Proyek Pembangunan RSUD Kota X oleh PT Virama Karya (Persero)). Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text
151911713016.pdf

Download (4MB)
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Tenaga fisik merupakan modal utama pekerja di lapangan yang dimanfaatkan dalam pekerjaan konstruksi. Health and Safety Authority (2019) menyebutkan bahwa beban berat yang harus diangkat, didorong, ditarik atau dipikul; postur janggal; pekerjaan repetitif dan kurangnya waktu istirahat; kerja statis; dan faktor lingkungan, misalnya kurangnya ruang, permukaan kerja yang tidak rata, desain stasiun kerja yang buruk, pencahayaan yang buruk merupakan faktor risiko keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs). MSDs merupakan sekumpulan gejala atau gangguan yang berkaitan dengan jaringan otot, tendon, ligamen, kartilago, sistem saraf, struktur tulang, dan pembuluh darah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan beban kerja dan postur kerja terhadap keluhan MSDs pada pekerja fabrikasi pembesian proyek pembangunan RSUD Kota X oleh PT Virama Karya (Persero). Objek penelitian ini berjumlah 5 orang pekerja fabrikasi pembesian di proyek pembangunan RSUD Kota X. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode penelitian observasi. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner NBM, format penilaian Rapid Entire Body Assessment (REBA), dan format penilaian beban kerja (SNI 7269:2009). Hasil dari penelitian ini adalah mayoritas responden mengalami memiliki tingkat risiko ergonomi sedang dengan tingkat risiko keluhan MSDs rendah (100%), tingkat risiko ergonomi tinggi dengan tingkat risiko keluhan MSDs sedang (100%), dan tingkat risiko keluhan MSDs tinggi dengan tingkat beban kerja berat (100%). Rekomendasi pengendalian yang dapat diberikan yaitu diadakannya sosialisasi terkait penerapan ergonomi saat bekerja, melakukan perubahan desain kerja, dan mengatur waktu jam kerja serta jam istirahat.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir D3)
Uncontrolled Keywords: MSDs, Postur Kerja, Beban Kerja, Konstruksi
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3661-3674 Public safety
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries > SH343.9 Safety measures
Divisions: 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Hiperkes dan Keselamatan Kerja
Creators:
CreatorsNIM
NASTITI ZAKIA RAHMASARI, -NIM151911713016
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorNEFFRETY NILAMSARI, -NIDN0019077303
Depositing User: Indah Fatma
Date Deposited: 15 Oct 2025 02:46
Last Modified: 15 Oct 2025 02:46
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/138303
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item