Meri Cahyani, -
(2022)
HUBUNGAN SHIFT KERJA, BEBAN KERJA FISIOLOGIS DAN BEBAN KERJA PSIKOLOGIS DENGAN KELELAHAN KERJA PADA OPERATOR LAPANGAN DI UNIT SULFURIC ACID PLANT PT X.
Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.
Abstract
Sulfuric Acid Plant merupakan plant di PT X yang berfokus untuk memproduksi
asam sulfat, dimana proses produksi dilakukan selama 24 jam non stop dengan
penerapan sistem shift kerja. Pekerja shift menerima beban kerja fisiologis dan
psikologis lebih besar dari pada pekerja biasanya yang dapat memicu adanya
kelelahan kerja. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan
antara shift kerja, beban kerja fisiologis dan beban kerja psikologis dengan
kelelahan kerja pada operator lapangan di unit Sulfuric Acid Plant PT X. Penelitian
menggunakan metode observasional analitik dan pendekatan cross-sectional.
Adapun populasi yang diteliti adalah operator lapangan di unit Sulfuric Acid Plant
PT X yang berjumlah 32 orang pekerja dengan sampel yang diteliti yaitu 25
responden dengan teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling.
Teknik pengolahan dan analisis data dilakukan uji statistik Fisher Exact Test dan
Spearman’s Rho. Diketahui bahwa jumlah pekerja pada shift kerja malam lebih
besar dari shift lain yaitu 36%, beban kerja fisiologis kategori diperlukan perbaikan
dengan persentase 84%, beban kerja psikologis kategori tinggi dengan persentase
64%, kelelahan kerja sedang dengan persentase 56%, terdapat hubungan antara shift
kerja dengan kelelahan kerja p value0,000 (p<0,005), terdapat hubungan antara
beban kerja fisiologis dengan kelelahan kerja p value 0,012 (p<0,005), serta
terdapat hubungan antara beban kerja psikologis dengan kelelahan kerja p value
0,000 (p<0,005). Adapun saran yang dapat berikan yaitu edukasi pemanfaatan
waktu istirahat dan hari libur kepada operator lapangan, pengaktifan kembali
program kebugaran jasmani, monitoring melalui survey.
Actions (login required)
 |
View Item |