Windy Rahmayanti Ayuningtiyas
(2022)
Kegagalan Estetik Gigi Tiruan Cekat Restorasi Porcelain Fused To Metal Pada Gigi Anterior.
Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.
![[img]](https://repository.unair.ac.id/style/images/fileicons/text.png) |
Text (Fulltext)
151910513042_0ogbG9qpZ-WjVEuKOlsTxbNk7IWCI0.pdf
Download (2MB)
|
Abstract
Latar Belakang: Estetik merupakan suatu hal yang bersifat subjektif serta merupakan kesepakatan antara pasien beserta dokter. Restorasi PFM anterior yang membutuhkan estetik optimal seringkali tidak memberikan hasil yang memuaskan. Pembuatan restorasi PFM memiliki kecenderungan untuk terjadi kegagalan. Tujuan: untuk mengetahui apa saja faktor yang mempengaruhi estetika yang dapat terjadi pada restorasi PFM gigi anterior. Tinjauan Pustaka: Dalam kedokteran gigi estetika memiliki tujuan untuk menciptakan atau meningkatkan kecantikan individu dalam batas-batas fungsional dan fisiologis serta meningkatkan fungsi. Restorasi PFM adalah restorasi yang masih banyak dipilih dan digunakan untuk perawatan gigi tiruan cekat dikarenakan secara estetik restorasi PFM dapat diterima, memiliki kekuatan, fleksibelitas, daya tahan, serta desain yang sederhana. Alasan dari terjadinya kegagalan estetik dikarenakan kegagalan dalam mengidentifikasi harapan pasien yang berkaitan dengan estetik. Kesimpulan: Faktor yang mempengaruhi kegagalan estetik restorasi PFM gigi anterior adalah kegagalan mengidentifikasi harapan pasien yang berkaitan dengan kesalahan desain koping, kesalahan dalam pemilihan warna, komunikasi antara pasien, dokter gigi, dan teknisi gigi yang terjalin kurang baik, serta kesalahan dalam prosedur pembuatan restorasi di laboratorium.
Actions (login required)
 |
View Item |