Gambaran Postur Kerja dan Faktor Individu yang Berhubungan dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Pekerja Plant Acetylene di PT X

VENUS AYU PUSPANINGRUM, - (2022) Gambaran Postur Kerja dan Faktor Individu yang Berhubungan dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Pekerja Plant Acetylene di PT X. Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text
151911713012.pdf

Download (3MB)
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Keluhan muskuloskeletal atau gangguan otot rangka merupakan kerusakan pada otot, saraf, tendon, ligamen, persendian, kartilago, dan discus invertebralis. Salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) adalah postur kerja. Faktor lain yang mempengaruhi adalah usia, masa kerja, dan kebiasaan merokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran postur kerja dan faktor individu yang berhubungan dengan keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) pada pekerja plant acetylene PT X. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dan sampel yang digunakan yaitu semua pekerja yang ada pada plant acetylene yaitu sebanyak 12 pekerja. Penilaian risiko postur kerja menggunakan metode REBA serta tingkat keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) menggunakan kuesioner NBM. Hasil analisis data yang digunakan dengan melihat nilai koefisien kontingensi yang bertujuan untuk mengukur kekuatan hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja plant acetylene berada pada level risiko postur kerja sedang sebanyak 8 pekerja (66,7%) dan keluhan MSDs pekerja plant acetylene berada pada level sedang sebanyak 7 pekerja (58,3%). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa keeratan hubungan antara postur kerja dengan musculoskeletal disorders (MSDs) adalah kuat (C = 0,707). Keeratan hubungan faktor individu yang meliputi usia dengan musculoskeletal disorders (MSDs) adalah lemah (C = 0,266), masa kerja dengan musculoskeletal disorders (MSDs) adalah sangat lemah (C = 0,175), dan kebiasaan merokok dengan musculoskeletal disorders (MSDs) adalah kuat (C = 0,533). Untuk mengurangi risiko postur kerja yang dapat menyebabkan keluhan MSDs pada pekerja, diharapkan pemilik usaha menyediakan fasilitas kerja angkat-angkut seperti troli atau forklift, memberikan sosialisasi mengenai postur kerja yang ergonomi, memberikan pelatihan mengenai ergonomi kerja, dan pemberian nutrisi tambahan berupa suplemen dan susu.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir D3)
Uncontrolled Keywords: MSDs Complaints, Work Posture, REBA, NBM
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3661-3674 Public safety
T Technology > T Technology (General) > T55-T55.3 Industrial safety. Industrial accident prevention
Divisions: 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Hiperkes dan Keselamatan Kerja
Creators:
CreatorsNIM
VENUS AYU PUSPANINGRUM, -NIM151911713012
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorRATNANINGTYAS WAHYU KUSUMA WARDANI, -NIDN0009069207
Depositing User: Indah Fatma
Date Deposited: 16 Oct 2025 02:30
Last Modified: 16 Oct 2025 02:30
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/138339
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item