Felicia Sherlina Yuardita, - (2022) HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK PEKERJA DAN BEBAN KERJA DENGAN KELELAHAN KERJA DI AREA WORKSHOP PT BOMA BISMA INDRA (PERSERO). Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.
|
Text
151911713051.pdf Download (3MB) |
Abstract
Kelelahan kerja merupakan keluhan yang disebabkan baik oleh fisiologis maupun psikologis yang diukur secara subjektif yang ditandai dengan pelemahan aktivitas, pelemahan motivasi, dan kelelahan fisik. Kelelahan dapat disebabkan oleh beban kerja yang diterima, baik beban kerja fisik maupun beban kerja mental. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara beban kerja dan kelelahan kerja pada pekerja di area workshop PT Boma Bisma Indra (Persero). Penelitian ini bersifat observasional analitik. Jumlah sampel sebanyak 28 pekerja yang dibagi menjadi beberapa proses kerja yaitu marking, cutting, grinding, drilling, welding, dan lifting. Variabel yang diteliti yaitu beban kerja fisik, beban kerja mental, dan kelelahan kerja. Teknik pengambilan data beban kerja fisik dalam penelitian ini menggunakan pengukuran denyut nadi yang kemudian dihitung dengan metode %CVL (Cardivaskular Load), sedangkan data beban kerja mental diukur dengan kuesioner NASA-TLX (The National Aeronautical and Space Administration Task Loaded Index), dan data kelelahan kerja diukur dengan kuesioner IFRC (Industrial Fatigue Research Comittee). Data yang dihimpun kemudian diolah dengan metode koefisien kontingensi untuk mengetahui kekuatan hubungan antar variabel. Sebagian besar pekerja unit produksi di PT Boma Bisma Indra (Persero) berusia >35 tahun (60,7%), berada pada proses kerja grinding (28,5%), dan bermasa kerja >10 tahun (39,2%). Hasil dari penelitian ini yaitu sebagian besar pekerja unit produksi di PT Boma Bisma Indra (Persero) memiliki beban kerja fisik dengan kategori “tidak diperbolehkan beraktivitas” yaitu sebesar 35,7%, beban kerja mental dengan kategori “tinggi” yaitu sebesar 42,8%, dan kelelahan kerja dengan kategori berat sebesar 50%. Terdapat hubungan kuat antara beban kerja fisik dan beban kerja mental dengan kelelahan kerja. Saran bagi perusahaan adalah memberikan sosialisasi, menyesuaikan pekerja dengan tempat kerja, membangun tempat istirahat, memberikan tempat pengisian air minum, menjadwalkan latihan fisik secara rutin, melakukan medical chekup, dan mengukur faktor-faktor internal lain.
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir D3) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Physical Workload, Mental Workload, Work Fatigue | ||||||
| Subjects: | Q Science > QC Physics > QC1-999 Physics Q Science > QD Chemistry > QD450-801 Physical and theoretical chemistry |
||||||
| Divisions: | 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Hiperkes dan Keselamatan Kerja | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Indah Fatma | ||||||
| Date Deposited: | 16 Oct 2025 03:19 | ||||||
| Last Modified: | 16 Oct 2025 03:19 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/138350 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


