Evaluasi Penerapan Sistem Izin Kerja Panas (Hot Work Permit System) di Area Fabrikasi Workshop PT Asuka Engineering Indonesia

AISYAH NUR HAFIDA, - (2022) Evaluasi Penerapan Sistem Izin Kerja Panas (Hot Work Permit System) di Area Fabrikasi Workshop PT Asuka Engineering Indonesia. Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text
151911713054.pdf

Download (1MB)
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Area fabrikasi memiliki sebagian besar pekerjaan panas yang menghasilkan percikan api dan berisiko terjadi kebakaran dan peledakan. Penanggulangan risiko kebakaran dapat dilakukan melalui penerapan Sistem Izin Kerja Pans (Hot Work Pemit System). Hot Work Permit System adalah sistem izin tertulis yang dirancang untuk melakukan pekerjaan panas. Subjek atau narasumber dari penelitian ini terdiri dari 1 orang HSE Manager, 1 orang supervisor, 1 orang HSE officer, dan 1 orang leader tim atau foreman. Sedangkan objek penelitian difokuskan pada penerapan hot work permit system. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat standar kebijakan yang digunakan dalam melaksanakan sistem izin kerja panas tidak relevan dengan kebijakan terbaru. Penerapan sistem izin kerja panas (hot work permit system) di area fabrikasi workshop PT Asuka Engineering Indonesia mendapatkan prosentase kesesuaian sebesar 74% merupakan kategori baik dengan 20 poin sesuai. Sementara itu, prosentase ketidaksesuaian yang didapatkan adalah 26% dengan 7 poin tidak sesuai. Adapun poin yang tidak sesuai didapatkan pada tahap persiapan yaitu kondisi hydrant tidak lengkap. Pada tahap pelaksanaan tidak terdapat rescue plan, tidak adanya display permit, tidak adanya fire watcer, pekerja tidak menggunakan fire blanket, dan pekerja tidak tahu cara pengoperasian APAR. Pada tahap paska tidak dilakukan close permit. Saran yang dapat diberikan adalah meningkatkan relevansi kebijakan pelaksanaan sistem izin kerja panas dengan mengupdate metode identifikasi bahaya, membentuk tim audit penerapan izin kerja, penanggung jawab pekerjaan panas harus lebih tegas terhadap syarat kelengkapan berjalannya izin kerja panas, manajemen dapat membentuk sistem tanggap darurat bencana dan kebakaran berupa tim tanggap darurat dan emergency response plan, dan manajemen dapat melengkapi sistem hydrant.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir D3)
Uncontrolled Keywords: hot work permit, hot work, fabrication
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3661-3674 Public safety
Divisions: 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Hiperkes dan Keselamatan Kerja
Creators:
CreatorsNIM
AISYAH NUR HAFIDA, -NIM151911713054
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorRATNANINGTYAS WAHYU KUSUMA WARDANI, -NIDN0009069207
Depositing User: Indah Fatma
Date Deposited: 16 Oct 2025 04:50
Last Modified: 16 Oct 2025 04:50
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/138366
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item