Sukma Rahayuning Tyas (2024) Hubungan Tingkat Stress Dengan Kualitas Hidup Pada Lansia Hipertensi Di Puskesmas Kebomas Kabupaten Gresik. Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.
|
Text
152111913048_SUKMA RAHAYUNING TYAS.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
ix TUGAS AKHIR HUBUNGAN TINGKAT STRES SUKMA RAHAYUNING TYAS ABSTRAK Pendahuluan: Gejala tekanan darah yang secara konsisten lebih tinggi dari biasanya adalah gejala hipertensi, suatu kondisi medis. Mayoritas lansia di Indonesia menderita hipertensi. Untuk menghindari lebih banyak masalah, penyakit ini perlu diatur. Beberapa konsekuensi dari tekanan darah tinggi, penyakit kardiovaskular, stroke, dan kondisi lainnya. Penyebab hipertensi antara lain kelebihan berat badan, kurang berolahraga, terlalu stres, merokok, dan memiliki riwayat penyakit ini dalam keluarga. Tingkat stres adalah salah satu dari banyak faktor yang dapat mempengaruhi hipertensi. Kualitas hidup yang lebih buruk tidak dapat dihindari oleh para lansia yang menderita hipertensi. Di Puskesmas Kebomas, Kabupaten Gresik, peneliti meneliti lansia hipertensi untuk mengetahui bagaimana stres mempengaruhi kualitas hidup mereka. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional, yang umum digunakan dalam penelitian kuantitatif. Sebanyak 119 lansia hipertensi menjadi populasi penelitian ini. Dengan menggunakan rumus Slovin dan metode pemilihan purposif, kami dapat memilih 89 orang sebagai sampel. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner WHOQOL-BREF dan Skala PSS. Peneliti kemudian melewatkan data melalui uji peringkat sperman untuk dianalisis. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas partisipan dalam penelitian ini memiliki tingkat stres yang sedang dan kualitas hidup yang cukup baik; 42 orang, atau 47,2%, termasuk dalam kategori ini. Selain itu, 6 orang (6,7%) memiliki tingkat stres yang tinggi disertai dengan kualitas yang rendah, menurut temuan penelitian. Menurut temuan analisis uji Rank Spearman, koefisien korelasi adalah -0,487 dan nilai P = 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa pasien lansia hipertensi di Puskesmas Kebomas Kabupaten Gresik memiliki hubungan antara tingkat stres dengan kualitas hidup mereka, dan kami percaya bahwa temuan penelitian ini akan membantu lansia untuk belajar lebih banyak tentang penghindaran stres. Kemungkinan akan ada peningkatan pelayanan masyarakat di Puskesmas Kebomas, khususnya untuk lansia hipertensi. Hal ini akan meningkatkan kualitas hidup lansia hipertensi sekaligus menurunkan tingkat stres.
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir D3) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hipertensi, Kualitas Hidup, Lansia,Tingkat Stres | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine | ||||||
| Divisions: | 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Keperawatan | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Turwulandari | ||||||
| Date Deposited: | 16 Oct 2025 07:28 | ||||||
| Last Modified: | 16 Oct 2025 07:28 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/138381 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


