Arinil Chusna
(2022)
Surat Permintaan Penjelasan Atas Data Dan/Atau Keterangan (Sp2dk) Terkait Hibah Harta Istri Kepada Suami Akibat Penutupan Npwp Istri (Studi Kasus Klien Cv Integrity Tata Makmur).
Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.
![[img]](https://repository.unair.ac.id/style/images/fileicons/text.png) |
Text (Fulltext)
151910713012_O3CPbj6pHjdLOfG-9yEKWk7GZnKBUz.pdf
Download (546kB)
|
Abstract
Tujuan penyusunan Tugas Akhir ini yaitu untuk memberikan jawaban atas SP2DK
yang diterbitkan oleh fiskus atas hibah harta istri kepada suami akibat penghapusan
NPWP istri. Penyusunan Laporan Tugas Akhir ini menggunakan metode studi
kasus dimana penulis melakukan pengumpulan data dan juga melalui proses
wawancara dengan staf CV Integrity Tata Makmur yang menangani kasus tersebut.
Membahas mengenai fiskus yang menerbitkan SP2DK pada tahun 2021 atas
dugaan belum terpenuhinya kewajiban perpajakan suami pada SPT 1770 yang
berada pada lampiran III. Pada awalnya suami istri yang melakukan kewajiban
perpajakannya secara terpisah, lalu pada tahun 2019 istri melakukan penghapusan
NPWP dan harta milik istri yang setiap tahun dilaporkan perpajakannya dihibahkan
kepada suami. Sehingga pelaksanaan hak dan pemenuhan kewajiban perpajakannya
digabungkan dengan pelaksanaan hak dan pemenuhan kewajiban perpajakan
suaminya. Atas dugaan tersebut maka fiskus menerbitkan SP2DK. Setelah fiskus
menerbitkan SP2DK untuk meminta penjelasan, maka wajib pajak memberikan
tanggapan terkait SP2DK berupa tanggapan tertulis yang dikirimkan ke Kantor
Pelayanan Pajak (KPP). Isi dari SP2DK tersebut yaitu meminta penjelasan terkait
akta hibah. Atas SP2DK tersebut wajib pajak memberi tanggapan bahwa tidak
memiliki akta hibah, karena istri hanya memindahkan kekayaannya dan melakukan
kewajiban perpajakannya dengan suami. Atas tanggapan yang diberikan oleh wajib
pajak, maka oleh fiskus kasus dianggap telah selesai.
Actions (login required)
 |
View Item |