PENGUJIAN KUALITAS PRODUK PERIKANAN DI UNIT PELAKSANAAN TEKNIS PENGUJIAN MUTU DAN PENGEMBANGAN PRODUK KELAUTAN DAN PERIKANAN (UPT. PMP2KP) SURABAYA, JAWA TIMUR

JELENA ANGEL VISAKHADEVI, - (2022) PENGUJIAN KUALITAS PRODUK PERIKANAN DI UNIT PELAKSANAAN TEKNIS PENGUJIAN MUTU DAN PENGEMBANGAN PRODUK KELAUTAN DAN PERIKANAN (UPT. PMP2KP) SURABAYA, JAWA TIMUR. Laporan Magang thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (FULLTEXT)
141911233088_Ol0CR1pF3dg5ksKOc1vofGuUPMT-QM.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

"Keamanan pangan menjadi isu global dengan berbagai kasus keracunan dan penyakit akibat mikroba patogen seperti bakteri serta kontaminasi bahan kimia yang terdapat pada produk perikanan Maka dari itu diperlukan beberapa uji untuk mengamati mutu serta kandungan dalam produk perikanan dengan fasilitas yang mampu dan berhak untuk melakukan pengujian, yang meliputi pengujian mikrobiologi bakteri Staphylococcus aureus, pengujian logam berat, dan pengujian residu kloramfenikol pada produk perikanan. Praktik Kerja Lapang telah dilaksanakan di UPT. PMP2KP, Surabaya, Jawa Timur pada 17 Januari 2022 – 18 Februari 2022. Metode kerja yang digunakan yaitu obeservasi, wawancara dan partisipasi aktif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam Praktik Kerja Lapang ini adalah dengan mengumpulkan data, baik data primer maupun data sekunder. Pengujian bakteri Staphylococcus aureus pada produk perikanan di UPT. PMP2KP didapatkan hasil negatif pada keempat sampel dan sesuai dengan standar SNI mengenai maksimum cemaran mikroba dalam produk perikanan sebesar 103 koloni/g. Pada pengujian logam berat menunjukkan bahwa kadar logam berat pada beberapa produk perikanan melewati batas maksimum yang aman dikonsumsi, seperti logam berat Timbal (Pb) pada frozen black tiger dan Arsen (As) yang terdapat pada frozen cumi. Pada pengujian residu kloramfenikol menunjukkan semua sampel mengandung residu kloramfenikol dengan konsentrasi antara 0,005 - 0,020 ppb dimana masih di bawah batas maksimum sesuai dengan SNI 01-6366-2000 kandungan kloramfenikol sebesar 0,01 mg/kg. Negara seperti Uni Eropa (EU) dan Amerika Serikat (FDA) menetapkan batas maksimum residu kloramfenikol sebesar 0,3 ppb.Rusia menetapkan batas residu kloramfenikol sebesar 0,5 unit/g, dan China sebesar 0,5 g/kg. "

Item Type: Thesis (Laporan Magang)
Uncontrolled Keywords: Kloramfenikol, Mikrobiologi, Logam Berat
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries
Creators:
CreatorsNIM
JELENA ANGEL VISAKHADEVI, -141911233088
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
UNSPECIFIEDSAPTO ANDRIYONO, -'0025097907
Depositing User: Jadik jdkyanto Wijayanto
Date Deposited: 17 Oct 2025 01:43
Last Modified: 12 Jan 2026 03:13
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/138399
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item