Dyah Sekar Ayu, - (2022) "ANALISIS AKAR PENYEBAB KECELAKAAN KERJA MENGGUNAKAN FAULT TREE ANALYSIS DI PT BANGUN KARYA PERKASA JAYA TAHUN 2019-2022". Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.
|
Text
151911713042.pdf Download (3MB) |
Abstract
PT Bangun Karya Perkasa Jaya merupakan perusahaan yang bergerak dibidang kontraktor umum dan konstruksi baja. Angka kecelakaan kerja pada PT BKPJ yang menunjukkan grafik yang meningkat pada 4 tahun terakhir. PT BKPJ telah menerapkan investigasi kasus kecelakaan kerja berupa pengisisan Form Investigasi Kecelakaan Kerja. Namun pada penerapannya belum sepenuhnya berhasil dikarenakan di dalam form tersebut tidak dijelaskan secara mendetail penyebab-penyebab yang memungkinkan kecelakaan tersebut terjadi. Oleh karena itu diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui akar penyebab kecelakaan kerja tersebut terjadi. Salah satu metode yang efektif untuk mengetahui akar penyebab kecelakaan kerja adalaha Fault Tree Analysis (FTA). Metode ini dimulai dari penentuan masalah yang akan dianalisis (top event), kemudian membuat model konstruksi fault tree dengan metode top-down yang dimulai dengan asumsi kegagalan dari peristiwa puncak (top event) yang selanjutnya akan dijabarkan secara rinci penyebab top event hingga akar penyebabnya (root cause). Seletah itu dilakukan analisis kualitatif (perhitungan minimal cut sets) dan analisis kuantitatif (perhitungan probabilitas). Penentuan Top Event didasarkan pada data jenis kecelakaan kerja dengan frekuensi terbanyak. Selama tahun 2019-2022 kecelakaan kerja yang paling sering terjadi adalah tersayat material (T1) dengan total 4 kasus. Melalui perhitungan cut sets menggunakan operasi persamaan aljabar Boolean diperoleh 28 single minimum cut sets dengan pesebaran basic event 12 faktor manusia, 5 faktor lingkungan, 6 faktor alat, dan 5 faktor manajemen. Berdasarkan perhitungan secara kuantitatif, angka probabilitas risiko tersayat material di PT BKPJ sebesar 28%. Persentase probabilitas tersebut terdiri dari 43% faktor manusia, 18% faktor lingkungan, 18% faktor manajemen, dan 21% faktor alat. Dari hasil penelitian maka dibuatlah rekomendasi pengendalian risiko menggunakan metode hirarki pengendalian (hirarchy of control), yaitu: eliminasi, substitusi, rekayasa (engineering), administrasi , dan Alat Pelindung Diri (APD).
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir D3) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Fault Tree Analysis, Work Accident, Construction | ||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HG Finance > HG1-9999 Finance > HG8011-9999 Insurance > HG9301-9343 Accident insurance H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare |
||||||
| Divisions: | 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Hiperkes dan Keselamatan Kerja | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Indah Fatma | ||||||
| Date Deposited: | 17 Oct 2025 02:43 | ||||||
| Last Modified: | 17 Oct 2025 02:43 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/138420 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


