octa ardiningrum, -
(2022)
Prosedur Pembuatan Andrew's Bridge Pada Kasus Celah Bibir dan Palatum.
Tugas Akhir D3 thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
![[img]](https://repository.unair.ac.id/style/images/fileicons/text.png) |
Text (FULLTEXT)
151910513012_twB0Rcbc-THRFzsTaGovWfi8mBnZ6K.pdf
Download (1MB)
|
Abstract
Latar belakang : Pada pasien dengan celah palatum unilateral atau bilateral, kehilangan gigi anterior dan ridge alveolar yang menunjukkan masalah dalam merestorasi gigi yang hilang dan ridge alveolar. Perawatan prostetik utama untuk menutup defek jaringan lunak adalah Andrew’s Bridge dan augmentasi tulang bedah. Restorasi gigi tiruan sebagian lepasan cekat diperkenalkan oleh Dr James Andrews dari Amite, Louisiana, USA pada tahun 1965, ketika gigi tiruan sebagian cekat atau lepasan tidak berhasil dalam mengobati cacat ridge. Restorasi ini menggabungkan komponen cekat pada gigi abutment dengan pontik lepasan. Tujuan: Untuk mengetahui bagaimana prosedur prosedur pembuatan Andrew’s Bridge pada kasus celah bibir dan palatum. Tinjauan Pustaka : Andrew’s Bridge terdiri dari dua komponen yaitu komponen cekat dan komponen lepasan, komponen cekat berupa gigi tiruan metal keramik yang disambung dengan prefabricated bar dan pontik sebagai komponen lepasan terbuat dari akrilik dan dipasang clip. Kesimpulan: Prosedur pembuatan restorasi Andrew’s Bridge dimulai dari pembuatan komponen cekat yaitu penerimaan model kerja, pembuatan die, pelilinan koping logam dan menyambungkan dengan prefabricated bar, lalu dilanjutkan dengan tahap spruing, investing, finishing, kemudian dilanjut dengan tahap pengaplikasian keramik, dan setelah selesai dilanjutkan dengan pembuatan komponen lepasan diawali dengan pencetakan dan penyusunan gigi pada model kerja yang baru, penanaman dalam kuvet, prosesing akrilik, finishing, polishing dan tahap terakhir dilakukan pemasangan clip.
Actions (login required)
 |
View Item |