Aprilia Nur Azizah, -
(2022)
"HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK INDIVIDU DAN IKLIM KERJA PANAS DENGAN HEAT STRAIN PADA PEKERJA FABRIKASI DI PT BOMA BISMA INDRA (PERSERO)".
Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.
Abstract
Heat strain merupakan dampak akut atau kronis yang disebabkan oleh paparan tekanan panas pada aspek fisik dan mental yang dialami oleh seseorang. Efek fisik yang ditimbulkan oleh heat strain berkisar dari keluhan ringan seperti ruam pada kulit atau pingsan, keringat berlebih hingga kematian. Faktor penyebab dari heat strain tersebut bisa berasal dari faktor lingkungan berupa iklim kerja dan faktor individu seperti umur atau masa kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara karakteristik individu (usia dan massa kerja) dan iklim kerja dengan heat strain pada pekerja fabrikasi di PT Boma Bisma Indra (Persero). Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah populasi pada penelitian ini adalah 35 pekerja fabrikasi di PT Boma Bisma Indra (Persero) dan sampel yang digunakan 32 pekerja. Instrumen yang digunakan adalah Physiological Strain Index (PSI) dengan indikator pengukuran denyut nadi menggunakan oxymeter dan suhu tubuh menggunakan termometer, lembar kuesioner untuk mengetahui karakteristik individu dan kesehatan serta pengukuran iklim kerja menggunakan QUSTemp
32. Hasil penelitian ini menunjukkan umur memiliki hubungan yang cukup dengan heat strain. Masa kerja memiliki hubungan yang lemah dengan heat strain. Sedangkan, iklim kerja memiliki hubungan yang kuat dengan heat strain. Saran untuk perusahaan yaitu menambahkan ventilasi, alokasi waktu kerja dan istirahat, edukasi kepada pekerja tentang paparan panas, penyakit akibat paparan panas, cara mengurangi paparan panas dan tindakan tepat lainnya.
Actions (login required)
 |
View Item |