Erinda Savitri
(2022)
Penyelesaian Kasus Pemeriksaan Pajak Atas Restitusi Pemungutan Pajak Pertambahan Nilai Pada PT Abc (Studi Kasus Klien Kantor Konsultan Pajak Visi Idea Sinergy).
Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.
![[img]](https://repository.unair.ac.id/style/images/fileicons/text.png) |
Text (Fulltext)
151910713099_ENTk5Y8rGb2ycdlKvm1roVBKJPnNmS.pdf
Download (2MB)
|
Abstract
Restitusi Pajak Pertambahan Nilai memungkinkan Pengusaha Kena Pajak untuk
dapat meminta kelebihan pajak yang telah dilakukan pemungutan. Kelebihan
pemungutan ini terjadi jika Pajak Masukan lebih besar dari Pajak Keluaran.
Restitusi Pajak Pertambahan Nilai dapat dilakukan dengan dua cara yaitu melalui
e-Faktur serta dengan cara mengajukan permohonan restitusi kepada Kantor
Pelayanan Pajak tempat Pengusaha Kena Pajak dikukuhkan. Setelah proses restitusi
Pajak Pertambahan Nilai ini diterima oleh Kantor Pelayanan Pajak maka
selanjutnya akan dilakukan proses penelitian atau pemeriksaan. Proses penelitian
atau pemeriksaan dilakukan berdasarkan kondisi dan kriteria dari Pengusaha Kena
Pajak yang mengajukan pengembalian kelebihan pemungutan Pajak Pertambahan
Nilai. Tujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah untuk mengetahui mekanisme
pemeriksaan pajak dan penyelesaian atas hasil pemeriksaan pajak terkait restitusi
Pajak Pertambahan Nilai. Metode penelitian yang digunakan yaitu melalui studi
kasus pada suatu Kantor Konsultan Pajak. Penelitian ini dilakukan dengan
menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan analisis. Hasil dari
penelitian ini menunjukkan bahwa pemungutan Pajak Pertambahan Nilai pada PT
ABC selalu menunjukkan kondisi lebih bayar. Hal ini terjadi karena sebagian besar
penyerahan yang dilakukan oleh PT ABC merupakan penyerahan secara ekspor. PT
ABC kemudian melakukan permohonan restitusi kepada Kantor Pelayanan Pajak
dan dilakukan pemeriksaan. Proses pemeriksaan dilakukan dengan menggunakan
teknik-teknik pemeriksaan sesuai dengan ketentuan dan dasar hukum yang berlaku.
Dalam pemeriksaan terkait restitusi pada PT ABC, fiskus menemukan adanya
faktur pajak yang belum dibuat sehingga berpengaruh pada jumlah pajak yang
dilakukan pemungutan. Berdasarkan hasil temuan ini, fiskus menetapkan sanksi
perpajakan berupa sanksi denda kepada PT ABC.
Actions (login required)
 |
View Item |