Gambaran Beban Kerja Fisik, Beban Kerja Mental, dan Tingkat Stres Kerja pada Operator Produksi di Industri Tekstil Nonwoven

AFRIDA RABSELINA, - (2022) Gambaran Beban Kerja Fisik, Beban Kerja Mental, dan Tingkat Stres Kerja pada Operator Produksi di Industri Tekstil Nonwoven. Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text
151911713046.pdf

Download (1MB)
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Stres kerja merupakan respon fisik dan emosional akibat tuntutan yang tidak sesuai dengan kemampuan yang dialami oleh individu yang merupakan suatu dampak dari pekerjaannya. Stres kerja dapat disebabkan oleh tuntutan pekerjaan yang tinggi, konflik dengan rekan kerja, kondisi lingkungan kerja, dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan beban kerja fisik, beban kerja mental, dan tingkat stres kerja pada operator produksi di industri tekstil nonwoven. Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Subjek dalam penelitian ini adalah total populasi dari tenaga kerja operator di area produksi line 7 industri tekstil nonwoven yang berjumlah 36 operator produksi. Instrumen pengukuran pada penelitian ini untuk mengukur beban kerja fisik menggunakan persentase cardiovascular load (%CVL), pengukuran beban kerja mental menggunakan NASA-TLX, dan untuk mengukur tingkat stres kerja menggunakan kuesioner Survei Diagnosis Stres (SDS) yang diadaptasi dari kuesioner pengukuran faktor psikologi pada Permenaker No. 5 tahun 2018. Hasil menunjukkan bahwa 63,9% pekerja memiliki beban kerja fisik sedang dan 55,6% operator memiliki beban kerja mental sangat tinggi. Hasil pengukuran tingkat stres sebagian besar operator produksi mengalami stres kerja sedang pada aspek ketaksaan peran (83,3%), konflik peran (77,8%), beban berlebih kuantitatif (77,8%), beban berlebih kualitatif (94,4%), pengembangan karir (83,3%), dan aspek tanggung jawab terhadap orang lain (72,2%). Saran untuk perusahaan perlu dilakukan pengukuran stres kerja secara berkala, memberikan program gathering antar tenaga kerja, serta mengadakan program kebugaran pada semua tenaga kerja produksi.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir D3)
Uncontrolled Keywords: Work stress, physical workload, mental workload, SDS, NASA-TLX
Subjects: H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races > HT51-1595 Communities. Classes. Races > HT101-395 Urban groups. The city. Urban sociology > HT251-265 Mental and moral life
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA790-790.95 Mental health. Mental illness prevention
Divisions: 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Hiperkes dan Keselamatan Kerja
Creators:
CreatorsNIM
AFRIDA RABSELINA, -NIM151911713046
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorNEFFRETY NILAMSARI, -NIDN0019077303
Depositing User: Indah Fatma
Date Deposited: 20 Oct 2025 07:11
Last Modified: 20 Oct 2025 07:11
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/138538
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item