Mochammad Yusuf Ferdiansyah, -
(2022)
HUBUNGAN ANTARA POSTUR KERJA DAN KELELAHAN DENGAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PEKERJA WELDING DI PT X.
Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.
Abstract
MSDs adalah keluhan pada bagian-bagian otot skeletal yang dirasakan mulai dari keluhan sangat ringan sampai sangat sakit. Jika otot menerima beban statis secara berulang dan dalam waktu yang lama, akan menyebabkan keluhan berupa
kerusakan pada sendi, ligamen dan tendon. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara postur kerja dan kelelahan kerja dengan MSDs pada pekerja Welding di PT X. Metode penelitian ini menggunakan rancangan observational analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah pekerja pada seluruh pekerja Welding sebanyak 25 orang. Teknik pengambilan data postur kerja menggunakan metode OWAS (Ovako Working Analysis System) dan tingkat kelelahan kerja menggunakan kuesioner
SSRT (Subjective Self Rating Test) yang dikeluarkan oleh IFRC (International Fatigue Research Committee of Japanese Association of Industrial Health) dan kuesioner NBM (Nordic Body Maps). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebanyak 44% pekerja memiliki postur kerja OWAS kategori 2, sebanyak 60% pekerja mengalami tingkat kelelahan ringan dan sebanyak 60% pekerja mengalami keluhan MSDs ringan. Terdapat hubungan kuat antara postur kerja dengan keluhan MSDs (Correlation Coef.=0,736) dan tidak terdapat hubungan antara kelelahan kerja dengan keluhan MSDs (Correlation Coef.=0,167). Saran
untuk perusahaan membuat program kerja senam ergonomis, memberikan penyuluhan terkait postur kerja ergonomis, kelelahan kerja, dan keluhan MSDs. Selain itu perusahaan dapat memberikan alat bantu pekerjaan berupa adjustablechair
yang dapat disesuaikan kenyamanan pekerja.
Actions (login required)
 |
View Item |